Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Migor Curah dan Minyakita di Boyolali Sama Mahalnya, Lampaui Harga Eceran Tertinggi

Ragil Listiyo • Jumat, 14 Juni 2024 | 01:56 WIB
Pedagang di pasar tradisional Boyolali menakar minyak goreng curah, Kamis (13/6/2024).
Pedagang di pasar tradisional Boyolali menakar minyak goreng curah, Kamis (13/6/2024).

RADARSOLO.COM – Harga segala jenis minyak goreng (migor) di Kabupaten Boyolali makin naik.

Baik migor curah maupun kemasan dari pemerintah Minyakita.

Kenaikan harga Minyakita sudah menabrak harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter. Menjadi Rp 16 ribu per liter.

Sedangkan migor curah tembus Rp 17 per kilogram (kg).

Purnomo, suplaiyer migor dari Boyolali mengatakan, kenaikan harga migor curah terjadi sejak dua pekan terakhir.

“Beberapa hari ini naik terus. Kisaran Rp 200 - Rp 400-an per kilogram,” terangnya, Kamis (13/6/2024).

Sementara itu, untuk migor kemasan jeriken dijual seharga Rp 263 ribu per 17 kilogram.

Kemudian per 13 Juni naik menjadi 267 per jeriken. Sedangkan normalnya, harga migor curah berkisar Rp 250 ribu per 17 kg.

"Faktornya apa nggak tahu. Pedagang gini kan mengikuti saja. Harga naik ya ikut naik, turun ya ikut turun,” ungkap Purnomo.

“Ya, pas (harga) naik begini, pengaruh ke penjualan. Kalau harganya (migor curah) lebih tinggi (dibanding minyak kemasan, Red) ya (pembeli) mundur," tambahnya.

Kenaikan harga migor dikeluhkan Nilasari, pedagang di pasar tradisional Boyolali.

"Ya kami nggak berani stok banyak. Soalnya takut harganya ganti,” jelasnya.

Sementara itu, harga migor kemasan bervariasi. Migor merek Kusuma Rp 14 ribu per liter, Minyakita Rp 16 ribu per liter, merek Hemat Rp 17 ribu per liter, merek Rizky 16 ribu per liter dan Sunco Rp 35 ribu per dua liter. (rgl/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#migor #minyak goreng #harga eceran tertinggi #MinyaKita #harga