RADARSOLO.COM– Operasi Patuh Candi di Kabupaten Boyolali telah berakhir pada 28 Juli 2024.
Selama 2 pekan kegiatan, terjaring 1.751 pelanggaran lalu lintas yang terekam electronic traffic law enforcement (ETLE) dan 1.000 teguran.
Selain pelanggaran lalu lintas, kasus kecelakaan selama periode Operasi Patuh Candi cukup tinggi, mencapai 30 kasus.
Kapolres Boyolali AKBP Muhammad Yoga Buana Dipta melalui Kasat Lantas AKP Susilo Eko Nurwadani mengatakan, petugas mengedepankan imbauan dan teguran lisan.
“Termasuk penindakan terhadap pelanggaran yang terekam kamera ETLE,” jelasnya, Selasa (30/7/2024).
Sedangkan terkait kasus kecelakaan, dari 30 kejadian, satu orang meninggal dunia dan 39 luka ringan.
Adapun kerugian material mencapai Rp 23,8 juta.
“Kami tekankan masyarakat lebih memahami dan menerapkan faktor-faktor keselamatan berlalu lintas,” ungkap dia.
Eko menambahkan, Operasi Patuh Candi bisa menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono