RADARSOLO.COM – Harapan keluarga Aan Henky Damai Setianto agar polisi cepat mengungkap penyebab kematian remaja pendiam tersebut terkabul.
Berdasarkan hasil otopsi di RSUD Dr Moewardi Kota Solo, ditemukan luka di sejumlah tubuh Aan.
Diantaranya di bagian perut, dada, dan luka organ dalam.
Luka tersebut diduga kuat akibat penganiayaan yang dilakukan oknum anggota perguruan silat.
"Dengan barang bukti hasil otopsi dan keterangan saksi, kami sudah menetapkan empat orang tersangka,” terang Kasatreskrim Polres Boyolali Iptu Joko Purwadi, Rabu (31/7/2024) malam.
Empat tersangka tersebut terdiri dari dua orang dewasa dan dua anak bawah umur.
“Malam ini (Rabu 31/7/2024) kami langsung lakukan pemeriksaan. Detailnya kami sampaikan saat konferensi pers," kata Joko.
Hasil penyidikan, Aan beberapa kali mengalami penganiayaan oleh anggota perguruan silat.
Pada Selasa (16/7/2024), Aan dijemput anggota perguruan silat. Setelah itu, Aan dianiaya di sejumlah lokasi.
Belum puas, anggota perguruan silat melanjutkan aksi penganiayaan pada Jumat (26/7/2024).
Karena bertubi-tubi dianiaya, Aan mengalami luka serius hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia, Selasa (30/7/2024).
Terkait motif para pelaku, kasat reskrim mengatakan masih dalam tahap penyidikan.
Yang jelas, para tersangka telah digelandang ke Mapolres Boyolali untuk penyidikan lebih lanjut. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono