Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Tingkatkan Layanan Digitalisasi Teknologi Informasi, BPJS Kesehatan Lakukan Verifikasi Trust Mark Terhadap RSU Islam Boyolali

Angga Purenda • Selasa, 10 September 2024 | 02:22 WIB
Kegiatan verifikasi trust mark terhadap RSU Islam Boyolali oleh BPJS Kesehatan Cabang Boyolali.
Kegiatan verifikasi trust mark terhadap RSU Islam Boyolali oleh BPJS Kesehatan Cabang Boyolali.

 

RADARSOLO.COM- BPJS Kesehatan Cabang Boyolali melakukan kegiatan trust mark di Rumah Sakit Umum (RSU) Islam Boyolali.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka verifikasi self assessment trust mark BPJS Kesehatan.

Hal itu sebagai upaya penyelasaran sistem informasi, menjaga keamanan informasi, ketersediaan layanan dan terbentuknya ekosistem pengguna dan pemanfaat sistem informasi BPJS Kesehatan.

RSU Islam Boyolali terpilih menjadi salah satu dari 12 rumah sakit di Boyolali yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali Deddy Febrianto menjelaskan, program trust mark BPJS Kesehatan merupakan salah satu bentuk keterbukaan informasi kepada publik.

Diharapkan dapat meningkatkan kinerja layanan sistem informasi dan memperluas cakupan layanan bagi para pemangku kepentingan. Terutama yang ingin menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Selamat kepada RSU Islam Boyolali yang terpilih menjadi fasilitas kesehatan yang ditunjuk untuk implementasi trust mark di wilayah Kantor BPJS Kesehatan Cabang Boyolali," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali Deddy Febrianto, Senin (9/9/2024).

"RSU Islam Boyolali dilihat sudah siap untuk menjalankan program trust mark,” lanjutnya. 

Deddy mengungkapkan, melalui kegiatan verifikasi trust mark itu, BPJS Kesehatan Cabang Boyolali hendak mengukur tingkat kematangan dari tata kelola teknologi informasi di RSU Islam Boyolali.

Terkait kriteria implementasi tata kelola sistem informasi dapat dilihat dari berbagai aspek.

Mengacu pada standar internasional ISO. Maka itu, layanan digitalisasi antara BPJS Kesehatan dengan fasilitas kesehatan, khususnya RSU Islam Boyolali diharapkan dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga: Guru PAUD Asal Boyolali Daftar Menjadi Peserta JKN Secara Mandiri, Apresiasi Layanan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Boyolali

“Self assesment merupakan dasar acuan dari pihak rumah sakit yang dikirimkan ke BPJS Kesehatan," terang Deddy.

"Akan dinilai terkait kondisi faktanya seperti apa yang terjadi di lapangan. Nanti akan keluar hasil dari sudut pandang BPJS Kesehatan yang paling kritikal. Tujuannya ada perbaikan tata kelola guna meningkatkan layanan dan keamanan pihak rumah sakit sendiri,” imbuh dia.

Sebagai informasi, untuk mendapatkan penghargaan trust mark, memiliki beberapa penilaian yang diperlukan.

Meliputi kriteria teknis, pengelolaan layanan, pengelolaan keamanan dan pengelolaan keberlangsungan.

Penilaian lain yang dapat masuk kriteria penilaian meliputi pengembangan sistem aplikasi, pengelolaan layanan TI, keamanan informasi serta pengelolaan keberlangsungan sistem untuk mengatasi resiko gangguan.

Sementara itu, Kepala Bagian Teknologi Informasi (TI) BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VI (Jateng dan DIY) Bona Ventura dalam kegiatan persiapan verifikasi tersebut menyampaikan, tujuan implementasi program BPJS Kesehatan trust mark adalah menyelaraskan dengan kebutuhan sasarannya.

Meliputi tata kelola layanan teknologi informasi, standar teknis, tata kelola keamanan informasi.

“Pada kegiatan trust mark ini kami berfokus pada aspek-aspek keamanan data maupun sistem. Hal ini memerlukan keterlibatan dari semua pihak untuk menjaga kualitas dan keamanan data," ungkap Bona.

"Di sini kami akan berkosentrasi pada aspek-aspek kerahasiaan data dan integritas sistemnya serta ketersediaan layanan teknologi informasinya,” lanjut dia.

Direktur RSU Islam Boyolali dr. Suswanto menerangkan, kegiatan trust mark tersebut untuk meningkatkan tata kelola dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Menurutnya, layanan teknologi informasi memiliki pengaruh yang besar terhadap efektivitas dan efisiensi pengolahan data.

“Saat ini RSU Islam Boyolali sedang melakukan kegiatan pelaksanana verifikasi trust mark bidang teknologi informasi. Prinsipnya untuk memudahkan tata kelola teknologi informasi sehingga dapat mengumpulkan data yang valid dan memberikan kepercayaan lebih dan dapat dipercaya oleh masyarakat,” paparnya. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#trust mark #verifikasi #rsu islam boyolali #Deddy Febrianto #BPJS Kesehatan Boyolali