RADARSOLO.COM- Lokasi ini sekarang lebih dikenal dengan sebutan Kampung Lele.
Adalah Dusun Mangkubumen, Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit, Boyolali.
Sebutan ini bukan tanpa alasan, mengingat mayoritas penduduknya merupakan pembudidaya ikan lele.
Terdapat lebih dari 7.600 kolam lele yang tersebar di seluruh kampung.
Untuk lele yang ukurannya melebihi standar, biasanya dijual ke pasar UMKM.
Ditambahkan Suratin, satu kolam berukuran 5x11 meter dapat menampung sekitar 17 ribu ekor ikan lele.
Suratin mendapat tugas menjaga 10 kolam dari total 200 kolam yang ada.
Menurut Suratin, tantangan yang sering dihadapi para pembudidaya ikan lele antara lain ikan terserang penyakit, ikan mengambang, dan kolam yang meluap saat hujan deras.
"Kalau hujan besar, bisa ditangani dengan menyedot air. Tapi kalau sudah terkena penyakit itu yang agak susah," tutupnya.
Selain dijual dalam keadaan hidup, warga Kampung Lele juga mengolah ikan lele menjadi berbagai produk, seperti abon lele, keripik kulit lele, dan lele goreng.
Produk olahan ini turut meningkatkan nilai ekonomi lele di Kampung Mangkubumen. (mg6/rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono