RADARSOLO.COM-Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Solo-Ngawi kilometer (KM) 492+100 Desa Denggungan, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Rabu (25/9/2024).
Melibatkan mobil Daihatsu Terios dan truk trailer Hino car carrier nopol H 9564 NA.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Harmadi, pengemudi mobil asal Cirebon menjelaskan, dia berhenti di markah chefron untuk membuka aplikasi Google Maps di ponsel dengan tujuan Rumah Sakit (RS) Karima Utama, Sukoharjo.
“Baru satu menit (berhenti,Red), ditabrak dari belakang. Mungkin ngantuk, kenceng sampai begitu (dampak kerusakan),” ujarnya.
Mobil Harmadi terdorong hingga ke lajur 2 jalan tol arah simpang Colomadu.
Meski diseruduk, mobilnya masih menyala dan langsung dipinggirkan.
Beruntung, Harmadi dan dua keluarganya selamat.
Kejadian bermula saat Daihatsu Terios melaju dari arah Semarang menuju Solo.
Rombongan dari Cirebon itu hendak menengok kerabatnya yang dirawat di RS Karima Utama.
Namun sesampainya di simpang jalan tol arah Klaten dan Solo-Ngawi, mobil Terios berhenti di markah chefron.
“Kedua kendaraan sama-sama dari arah Semarang menuju Solo. Mobil membawa tiga penumpang dari Cirebon yang hendak ke RS Karima Utama," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali Iptu Budi Purnomo di lokasi kejadian, Rabu (25/9/2024).
Baca Juga: Kejari Karanganyar Tangkap DPO Tersangka Korupsi PUD Bank Karanganyar di Kos Laweyan Solo
"Pengemudi mobil bingung dan berhenti di atas (markah) chefron namun ban kanan depan belakang berada di lajur 1 Jalan Solo-Ngawi,” lanjutnya.
Sedangkan truk trailer yang membawa enam unit mobil baru mengekor di belakang Terios dengan tujuan Mojokerto.
Karena jarak kurang aman, truk trailer menyeruduk mobil Terios.
Selain menyebabkan kerusakan pada kendaraan, kecelakaan juga menyebabkan rambu Apill dan guardrill jalan tol rusak.
Tidak ada korban jiwa maupun luka pada musibah tersebut.
Ditanya terkait penyebab kecelakaan, Budi Purnomo menduga akibat sopir truk kurang konsentrasi.
Selain itu, jarak antarkendaraan kurang aman dan berada di lajur satu. Sehingga sopir truk trailer kaget dan sulit untuk mengerem mendadak. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono