Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Ironis: PHK di Boyolali Tinggi, tapi Lowongan Kerja Melimpah

Ragil Listiyo • Kamis, 3 Oktober 2024 | 23:35 WIB
Ilustrasi pekerja pabrik sebelum pandemi.
Ilustrasi pekerja pabrik sebelum pandemi.

RADARSOLO.COM-Angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di Kabupaten Boyolali cukup tinggi.

Pada periode Januari-Agustus mencapai 7.783 kasus.

Kendati angka PHK tinggi, namun Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Dinkopnaker) Boyolali mengklaim lowongan kerja melimpah.

Kabid Pelatihan Kerja Dinkopnaker Boyolali Nurul mengatakan, jumlah lowongan kerja cukup banyak.

Bahkan dibandingkan jumlah pencari kerja (Pencaker), lowongan kerja yang tersedia lebih banyak.

"Sebenarnya, lowongan kerja di Boyolali itu banyak. Pada Januari-Juli 2024, jumlah pencari kerja sebanyak 3.680 orang. Sedangkan lowongan kerja yang tersedia 5.793 lowongan," terangnya, Kamis (3/9/2024).

Nurul merinci, jumlah pencari kerja laki-laki sebanyak 1.659 orang, dan perempuan 2.021 orang.

"Penempatan kerja melalui fasilitas Disnaker ada 2.770 orang. Yang lewat BLK 55 orang. Jadi, kami juga memfasilitasi dan menghubungkan antara kebutuhan perusahaan dengan tenaga kerjanya," papar Nurul.

Sebelumnya, Mediator Hubungan Industrial dan Jamsostek Bidang Hubungan Industrial Dinkopnaker Boyolali Rizky Amalia menerangkan, jumlah PHK periode Januari-Agustus mencapai 7.783 kasus.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi PHK.

"Data (karyawan) yang mengundurkan diri sebanyak 4.636 kasus. Kemudian yang diPHK perusahaan itu 2.250 kasus," ujar dia

Ditambahkan Rizky, ada enam jenis PHK. Paling besar karena alasan mengundurkan diri sejumlah 4.636 orang. Kemudian yang di-PHK perusahaan sebanyak 2.250 orang.

Baca Juga: Tiga Warga di Slogohimo Wonogiri Tolak Bantuan Relokasi dari Wilayah Rawan Longsor, Ini Alasannya

Karena meninggal dunia sebanyak 11 orang. Ada juga karena kontrak habis 397 orang, pensiun 29 orang, dan tidak teridentifikasi 460 orang.

"Ada 2.250 karyawan yang di-PHK perusahaan. Mayoritas di perusahaan garmen, karena sebagian besar penyerapan tenaga kerja di Boyolali ini di bidang garment,” ungkapnya. (rgl/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#perusahaan #Boyolali #phk #lowongan kerja #Garmen