RADARSOLO.COM-Ucapan bela sungkawa atas meninggalnya Kapolres Boyolali AKBP Muhammad Yoga Buana Dipta Ilafi mengalir deras.
Puluhan karangan bunga ungkapan duka cita berjajar di halaman Mapolres Boyolali.
Suasana berkabung juga ditandai dengan pengibaran bendera setengan tinga di Mapolres Boyolali.
"Ini merupakan bentuk bela sungkawa mendalam atas berpulangnya Kapolres Boyolali tercinta AKBP Muhammad Yoga Buana Dipta Ilafi," ungkap Kasi Humas Polres Boyolali AKP Arif Mudi Prihanto.
Para anggota juga melaksanakan Sholat Gaib untuk kapolres Boyolali dan doa bersama yang dipimpin Kanit Polmas Polres Boyolali Ipda Mustakim.
"Kami sangat kehilangan sosok pemimpin yang baik. Tidak membeda-bedakan anggota. Selalu menghargai kinerja anggota," jelas Arif.
Menurut arif, dalam memimpin, AKBP Muhammad Yoga sangat humanis dan dekat dengan anggota.
Merupakan pemimpin yang komunikatif. Mampu merangkul semua kalangan masyarakat.
"Kapolres Boyolali memiliki program Matur untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat. Kami sangat kehilangan sosok beliau," terangnya.
Diketahui, Kapolres Boyolali AKBP Muhammad Yoga meninggal dunia Minggu (7/10/2024) pukul 20.25.
AKBP Muhammad Yoga sempat mendapatkan perawatan selama enam hari pasca terlibat kecelakaan di Tol Batang pada 1 Oktober 2024.
Jenazah kapolres langsung dibawa ke rumah duka di Depok, Jawa Barat dan dimakamkan, Senin (7/10/2024). (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono