RADARSOLO.COM- Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digulirkan pemerintah telah memberikan manfaat kepada masyarakat.
Terutama dalam mengakses layanan kesehatan yang sesuai dengan dibutuhkan secara mudah dan cepat.
Seperti diketahui, program JKN tak hanya sekadar memberikan keringanan dalam beban biaya kesehatan saja.
Tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menjadi peserta JKN.
Salah satu yang merasakan secara langsung manfaat program JKN yakni Ervina Anggraini Putri, 27. Dia merupakan seorang pegawai Bank Jateng Cabang Boyolali.
Ervina sudah terdaftar sebagai peserta JKN sejak 2018 yang awalnya mendaftar pada segmen kepesertaan mandiri kelas 3.
Hal itu menjadikan iuran setiap bulannya ditanggung sendiri.
Keputusan Ervina untuk menjadi peserta JKN dikarenakan beberapa hal.
Salah satunya terkait manfaat yang diperoleh yakni kemudahan berbagai layanan kesehatan yang didapatkan.
"Pastinya yang pertama, menjadi tidak perlu khawatir lagi ketika tiba-tiba sakit dan harus mengeluarkan biaya. Mengingat dengan pembayaran iuran secara rutin setiap bulannya menjadikan biaya sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan," ujar Ervina, Selasa (8/10).
Menurut Ervina, dengan kondisi seperti itu, menjadikan peserta JKN merasa lebih tenang.
Tidak perlu cemas lagi terhadap kendala yang dihadapi terkait layanan kesehatan. Dipastikan mendapatkan layanan secara mudah dan cepat.
Sembari berjalannya waktu, Ervina mengungkapkan, bahwa biaya iuran sebagai peserta JKN telah ditanggung oleh perusahaannya yakni Bank Jateng Cabang Boyolali.
Didaftarkan kepesertaannya naik pada kelas 2. Dari sebelum bekerja, dirinya merupakan kepesertaan segmen mandiri kelas 3.
"Adanya fasilitas yang diberikan oleh perusahaan di tempat saya bekerja dengan mengkaver iuran BPJS Kesehatan menjadi semakin meringankan beban biaya kesehatan saya. Apalagi saya begitu puas terhadap layanan yang diberikan selama menjadi peserta JKN," tambah Ervina.
Ervina menjelaskan, dirinya mendapatkan pelayanan memuaskan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Baik itu saat memeriksakan diri di dokter perorangan maupun klinik yang sudah bermitra dengan BPJS Kesehatan.
Ia mengaku, menjadi peserta JKN sangatlah penting. Mengingat menjadi salah satu cara untuk melindungi diri.
Ditambah tidak perlu bingung ketika ingin memeriksakan diri ke faskes yang telah ditentukan.
"Program ini telah memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses pelayanan kesehatan. Untuk proses administrasinya juga sangat mudah. Maka itu, bagi belum menjadi peserta JKN untuk segera mendaftar," ujar Ervina.
Dirinya pun mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang ada di Kabupaten Boyolali dan Klaten untuk menjadi bagian dari kepesertaan JKN.
Menurutnya perlu disiapkan sejak dini terhadap segala kemungkinan terhadap kondisi kesehatan diri.
"Kalau ada yang mampu bisa daftar sendiri secara mandiri dan melakukan pembayaran iuran setiap bulan paling lambat tanggal 10. Kalau merasa kurang mampu, bisa melapor ke dinas sosial. Semua bisa jadi peserta JKN, yang membuat diri kita lebih tenang," ujar Ervina.
Disamping itu, Ervina juga mengapresiasi segala kemudahan layanan pada program yang dikelola oleh BPJS Kesehatan tersebut.
Salah satunya dengan adanya Aplikasi Mobile JKN yang bisa diunduh di playstore maupun appstore. Menjadikan segala urusan administrasi bisa dilakukan lewat handphone masing-masing.
Ada juga Care Center 165 dan PANDAWA yang dapat dihubungi melalui WA maupun telepon. Berkaitan dengan informasi nomor bisa dicek di kanal media sosial resmi BPJS Kesehatan.
"Saya harapkan program JKN tetap ada dan terus dikembangkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Hal yang sudah baik dari program ini untuk bisa dipertahankan dan yang masih kurang segera diperbaiki. Ini untuk kepentingan masyarakat secara luas," ujar Ervina.
Ia berharap BPJS Kesehatan melalui program JKN bisa semakin maju dalam segala hal.
Terutama untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran dan pengaduan bila terjadi kendala.
"Semoga kedepannya untuk konsultasi kesehatan juga lebih dimudahkan lagi. Jadi birokrasi dalam hal pelayanan mengenai layanan kesehatan dapat dilaksanakan secara cepat, mudah dan pastinya tepat sasaran," ujar Ervina. (ren/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono