Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana Janji Segera Tuntaskan Pemblokiran Rekening UD Pramono oleh KPP Pratama Boyolali

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 20 November 2024 | 01:36 WIB
Pramono, pemilik UD Pramono menyalami Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana di sela kunjungannya ke Boyolali, Selasa (19/11/2024).
Pramono, pemilik UD Pramono menyalami Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana di sela kunjungannya ke Boyolali, Selasa (19/11/2024).

RADARSOLO.COM-Penjabat (Pj) Gubernur Jateng Nana Sudjana berkomitmen menyelesaikan masalah tunggakan pajak dan pemblokiran rekening yang menimpa pengepul susu perah UD Pramono di Boyolali.

Nana Sudjana memastikan langkah penyelesaian sudah dimulai dan diberikan batas waktu dua minggu.

“Menko Bidang Pangan memberikan waktu sekitar dua pekan untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Nana di sela mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam silaturahmi dengan ribuan peternak sapi perah di Desa Singosari, Mojosongo, Boyolali, Selasa (19/11/2024).

Masalah tunggakan pajak UD Pramono yang berlangsung sejak 2018 mencapai puncaknya pada 10 Oktober 2024, saat rekening UD Pramono diblokir KPP Pratama Boyolali.

Hal ini membuat UD Pramono kesulitan membayar pembelian susu dari peternak.

Pj gubernur Jateng menyebut langkah koordinasi dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sudah dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Kami akan menindaklanjuti agar masalah pajak ini segera selesai, sehingga produksi dan pemasaran dapat kembali normal,” jelas Nana.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan solusi pemasaran melalui Memorandum of Understanding (MoU) di Kementerian Pertanian antara peternak, pengepul, dan industri pengolahan susu (IPS).

Nana memastikan pemerintah akan mengawal agar IPS lebih memprioritaskan penggunaan susu lokal, termasuk melalui rencana penerbitan Peraturan Presiden (Perpres).

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, beberapa langkah yang diambil untuk membantu UD Pramono dan peternak sapi perah di Boyolali.

Di antaranya, penyelesaian pemblokiran rekening oleh Pj gubernur Jateng dan bupati Boyolali, serta pemberian bantuan alat pendingin senilai Rp 400 juta untuk meningkatkan produktivitas susu sapi.

“Pemblokiran rekening akan diselesaikan paling lambat dua minggu oleh gubernur dan bupati. Alat pendingin juga akan segera disalurkan,” ujar Zulkifli.

Baca Juga: Jelang Penetapan UMP 2025, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana Ajak Buruh dan Pengusaha Berdialog

Pramono, pemilik UD Pramono menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi.

Menurutnya, bantuan alat pendingin dan kebutuhan listrik akan berdampak positif bagi para peternak.

“Dengan bantuan ini, saya dapat menaikkan harga beli susu dari peternak. Terima kasih kepada pemerintah atas bantuannya,” ujar Pramono. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#rekening diblokir #KPP Pratama Boyolali #susu #pj gubernur jateng #Nana Sudjana #ud pramono