Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kasus Bentrokan Anggota Perguruan Silat di Kemusu Boyolali, Polisi Diminta Segera Tangkap Pelaku

Ragil Listiyo • Minggu, 8 Desember 2024 | 23:36 WIB
Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum bersama pengurus ranting PSHT Kemusu melakukan audiensi dengan Polres Boyolali, Jumat (6/12/2024).
Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum bersama pengurus ranting PSHT Kemusu melakukan audiensi dengan Polres Boyolali, Jumat (6/12/2024).

RADARSOLO.COM- Bentrokan antarperguruan silat pada 18 November 2024 di Dusun Klewor, Kecamatan Kemusu, Boyolali menyita perhatian.

Dalam insiden tersebut, tiga anggota PSHT mengalami luka. Hingga kini, belum ada tersangka yang ditetapkan.

Menyikapi hal tersebut, Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) bersama pengurus ranting PSHT Kemusu melakukan audiensi dengan Polres Boyolali, Jumat (6/12/2024).

Ketua LKBH PSHT Rudy Hartono menjelaskan, audiensi bertujuan meminta kejelasan terkait perkembangan kasus yang dinilai berjalan lambat.

“Laporan kami hingga kini belum menunjukkan progres yang signifikan,” ungkap Rudy.

Dalam audiensi tersebut, perwakilan PSHT mendesak Plt Kapolres Boyolali AKBP Budi Adhy Buono segera menangkap para pelaku yang menyebabkan tiga anggotanya terluka.

Mereka juga mengapresiasi kesediaan kapolres menerima audiensi ini.

Rudy menambahkan, Polres Boyolali telah mengambil alih kasus tersebut dari Polsek Kemusu.

"Kapolres menyampaikan bahwa penyidik sudah bergerak ke Sragen untuk meminta keterangan dari saksi-saksi," tambah Rudy.

AKBP Budi Adhy Buono menjelaskan, penanganan awal dilakukan oleh Polsek Kemusu.
Namun, kini kasus dilimpahkan ke Polres Boyolali untuk mendapatkan perhatian lebih serius.

“Ini adalah bentuk atensi kami. Penyidik tengah mengurut rangkaian kejadian untuk menemukan titik terang,” jelasnya.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sembilan saksi.

Baca Juga: Profil Anthony Metten, Roster Heritage Baru Kesatria Bengawan Solo di IBL: Darah Indonesia Ternyata Mengalir dari Sosok Ini

Polres Boyolali berjanji akan memberikan informasi terbaru kepada perwakilan LKBH PSHT terkait perkembangan kasus.

Diketahui, bentrok terjadi saat tiga anggota PSHT tengah nongkrong di sebuah bengkel di Dusun Klewor.

Mereka kemudian terlibat konflik dengan anggota perguruan silat lain yang menyebabkan empat orang terluka, termasuk tiga anggota PSHT.

Kapolres menambahkan bahwa kendala utama dalam penyelidikan ini adalah minimnya informasi dari korban mengenai identitas pelaku.

Namun, penyidik terus menggali informasi untuk mengungkap pelaku dan motif di balik bentrok tersebut. (rgl/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#polres boyolali #kemusu #perguruan silat #bentrokan