Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Sulitnya Evakuasi Truk Trailer Bermuatan 6,5 Ton Sambal Kemasan yang Terperosok di Tikungan Irung Petruk Cepogo Boyolali

Ragil Listiyo • Rabu, 25 Desember 2024 | 00:23 WIB
Mobil derek bersiap mengevakuasi  truk trailer yang terperosok di tikungan Irung Petrung, Cepogo, Boyolali, Selasa (24/12/2024).
Mobil derek bersiap mengevakuasi truk trailer yang terperosok di tikungan Irung Petrung, Cepogo, Boyolali, Selasa (24/12/2024).

RADARSOLO.COM-Kecelakaan tunggal terjadi di tikungan Irung Petruk, Dusun Kadipiro, Desa Genting, Kecamatan Cepogo, Boyolali Selasa (24/12/2024) dini hari.

Truk trailer nomor polisi B 9578 UVZ terperosok ke ladang warga sedalam 6 meter.

Evakuasi dilakukan menggunakan 3 truk derek.

"Setelah dievakuasi, kendaraan akan diamankan di Satlantas untuk menyelesaikan kerugian atas fasilitas umum pemerintah," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali Iptu Budi Purnomo, Selasa (24/12/2024).

Budi menambahkan, kecelakaan terjadi karena sopir truk trailer tidak memahami medan dan mengikuti panduan Google Maps.

Biasanya, sopir melintasi jalur Kopeng. Tapi kali ini diarahkan melewati Selo.

"Dia membawa muatan 6,5 ton sambal kemasan. Tidak menguasai medan di Selo," jelasnya.

Kecelakaan tunggal terjadi sekitar pukul 02.00. Truk trailer dari Sidoarjo, Jatim menuju Magelang melintasi jalur Selo.

Tiba di Tikungan Irung Petruk, truk berpapasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.

Nano Amanu, warga Cirebon, sopir truk refleks mengerem hingga truk kehilangan tenaga untuk menanjak.

Akibatnya, truk tak terkendali, menabrak guardrail, dan terperosok ke ladang sayur adas.

"Tidak ada korban jiwa. Namun, fasilitas jalan seperti guardrail dan cor jalan rusak," terang Budi.

Baca Juga: Perangkat Desa di Baturetno Wonogiri yang Tersangkut Dugaan Asusila Mundur

Kerugian akibat kerusakan guardrail ditaksir Rp1,5 juta. Sementara truk mengalami kerusakan ringan.

Hingga siang hari, proses evakuasi belum selesai karena masih menunggu satu truk derek tambahan.

Ditambah hujan deras yang mengguyur lokasi sejak pukul 11.30, serta medan yang sangat curam.

Budi mengimbau masyarakat yang melintasi jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) untuk berhati-hati. Terutama jika pertama kali melintas. (rgl/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Boyolali #selo #evakuasi #Truk Trailer #irung petruk #cepogo #tikungan #terperosok