RADARSOLO.COM–Curah hujan di Soloraya dalam beberapa pekan terakhir cukup tinggi.
Namun, kondisi cuaca tersebut tak memengaruhi minat para pelancong mengunjungi lokasi-lokasi eksotik.
Menariknya, meskipun sering hujan di musim liburan, objek wisata air di Boyolali malah ramai pengunjung.
Salah satunya wisata air di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali.
Pengunjungnya mencapai ribuan orang per hari. Bahkan dari luar Boyolali.
Wisata air di Desa Nepen berasal dari sumber mata air alami.
Selain berenang, wisatawan bisa mencari ikan, river tubing, hingga bermain kendaraan ATV.
Ada juga kolam dengan kedalaman dangkal untuk anak-anak termasuk lansia yang hanya ingin berendam.
Salah satu wahana yang paling diminati adalah river tubing. Wisatawan bisa meluncur di irigasi sepanjang 400 meter.
Biaya untuk menyusuri irigasi juga terjangkau. Rp 10 ribu per orang.
Untuk naik kuda atau berkeliling objek wisata air dengan ATV, dikenakan tarif Rp 100 ribu per orang.
Para pengunjung akan diajak berkeliling sambil basah-basahan melintasi sungai kecil dan beberapa pancuran air yang deras.
Vika Damayanti, salah satu pengunjung mengaku ketagihan berwisata di Desa Nepen.
"Puas banget kalau sudah main air," ungkapnya, Minggu (29/12/2024).
Netti Wuryani, pengunjung asal Yogyakarta mengajak buah hatinya untuk berwisata di Desa Nepen.
Menurutnya, wisata air itu ramah bagi anak-anak.
“Selama ada pengawasan dari orang tua, insya Allah aman,” ujarnya.
Pengelola Wisata Panorama Nepen Joko Mulyono mengatakan, tiket masuk objek wisata Rp 10 ribu per orang.
Dalam sehari jumlah kunjungan wisatawan mencapai 4 ribu orang.
Wisata air ini buka setiap hari. Mulai pukul 08.00-17.00.
"Kalau di akhir pekan, sekitar 5.000 pengunjung. Harapan kami bisa 10 ribu pengunjung di libur tahun baru,” jelasnya. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono