RADARSOLO.COM- Menggunakan handphone bukan sekadar kebutuhan. Tapi sudah menjadi gaya hidup anak muda.
Semakin keren merek handphone yang dikantongi, percaya diri pun, katanya, bisa ikut melesat.
Tapi ternyata tidak hanya itu. Banyak alasan lain yang membuat persewaan handphone milik Gerry Setyawan, warga Boyolali Kota, diserbu pelanggan.
Selama musim libur Natal dan tahun baru (Nataru) serta liburan sekolah, persewaan handphone di Kelurahan Pulisen, Boyolali, tidak pernah sepi konsumen.
Gerry menyediakan 40 unit iPhone dengan berbagai seri. Seluruh unit ludes disewa.
Biaya sewa dihitung per hari. Mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 250 ribu. Tergantung seri yang dipilih.
“Untuk akhir tahun ini lumayan meningkat karena banyak siswa, mahasiswa, dan pekerja yang libur,” ujar Gerry, Rabu (1/1/2025).
Selam musim liburan, Gerry menaikkan tarif sewa handphone Rp25 ribu per unit.
Tak disangka, peminatnya justru semakin ramai. Penyewa diwajibkan menyerahkan KTP atau kartu pelajar sebagai jaminan.
“Yang paling banyak dicari adalah iPhone 11, karena fitur kameranya yang lengkap dan harga sewanya terjangkau,” jelas Gerry.
Jenis iPhone dengan fitur kamera ultra-wide menjadi favorit karena mendukung dokumentasi berkualitas tinggi.
Pelanggan menyewa iPhone untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari dokumentasi liburan hingga pembuatan konten video pendek.
Beberapa bahkan menggunakannya untuk tampil lebih gaya saat berkumpul dengan keluarga atau teman.
Yurita Oktavia, salah satu pelanggan mengaku sudah tiga kali menyewa handphone di tempat Gerry.
Liburan kali ini, ia memilih iPhone 15 untuk mendokumentasikan momen liburannya.
“Sewa iPhone karena kameranya jernih, hasil foto lebih bagus. Rencana mau sewa dua hari buat liburan sama teman-teman,” ujar Yurita.
Senada diungkapkan Cindi Permadani. Pelajar di Boyolali ini menyewa iPhone untuk dokumentasi selama libur sekolah.
“Buat healing selama liburan sekolah. Dokumentasinya biar bagus,” singkatnya. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono