RADARSOLO.COM-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Boyolali terus bergulir dengan dukungan empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Saat ini, SPPG di Kecamatan Ngemplak sudah berjalan berkat kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) melalui rekanan Bangun Gizi Nusantara.
Dandim 0724 Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo menjelaskan, pembangunan SPPG di lahan Kodim masih dalam tahap penyelesaian.
“Progres pembangunan dapur di Dusun Surodadi, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali, per 4 Januari 2025 sudah mencapai 93,75 persen. Saat ini sedang dilakukan pemasangan keramik, pengecatan tembok, dan finishing lainnya,” jelas Wiweko, Minggu (12/1/2025).
SPPG di Siswodipuran ini menjadi bagian dari empat unit pelayanan yang direncanakan di Boyolali.
Selain di Siswodipuran, tiga dapur lainnya akan dibangun di Kecamatan Banyudono, Simo, dan Andong.
Pembangunan ketiga dapur tambahan masih menunggu arahan dan verifikasi dari BGN.
Wiweko menambahkan, operasional dapur di Siswodipuran masih menunggu instruksi resmi dari BGN.
Proses survei dan verifikasi akan dilakukan untuk memastikan kesiapan dapur sebelum beroperasi.
“Lokasi untuk dapur di Banyudono, Simo, dan Andong sudah disiapkan. Kami tinggal menunggu survei dan persetujuan dari tim BGN,” katanya.
Kepala Disdikbud Boyolali Supana menjelaskan, program PMG di Boyolali akan bertumpu pada empat dapur utama.
Baca Juga: Lima Tempat Ibadah di Kompleks Grha Bung Karno Klaten Segera Diresmikan, Ini Penampakannya
Saat ini, dapur di Ngemplak sudah beroperasi dengan melayani kebutuhan gizi masyarakat.
“Untuk dapur di Siswodipuran progresnya sudah 93 persen. Program ini akan berjalan bertahap hingga semua kecamatan mendapatkan pemerataan pelayanan gizi,” ungkap Supana.
Program PMG diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak, dan mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan di Boyolali. (rgl/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono