RADARSOLO.COM-Pemdes Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali bersiap menempati kantor dan lahan yang baru.
Fasilitas tersebut telah diresmikan Bupati Boyolali M. Said Hidayat, Senin (3/2/2025).
Sebelumnya, kantor Desa Kragilan berlokasi di depan SMPN 3 Mojosongo.
Kini, kantor desa berpindah ke lokasi baru yang lebih luas dan strategis.
Tepatnya di akses menuju Gerbang Tol Mojosongo.
Kepala Desa Kragilan Dedy Saryawan mengungkapkan, kantor desa yang baru berdiri di atas tanah seluas 2.700 meter persegi.
Lokasi ini dinilai sangat strategis karena berada di jalur utama menuju gerbang tol Mojosongo.
Yang membuat menarik, lahan dan bangunan untuk kantor Pemdes Kragilan itu merupakan hibah dari tokoh masyarakat setempat.
Tak lain adalah Seno Kusumoharjo yang merupakan tokoh senior dalam bidang perpolitikan di Boyolali.
Kades menegaskan, hibah tanah dan bangunan senilai Rp 20 miliar tersebut tidak ada kaitannya dengan politik.
Hibah diberikan sebagai bentuk dukungan bagi kemajuan Desa Kragilan.
"Lahan ini merupakan hibah dari Bapak Seno Kusumoharjo, yang kebetulan juga memiliki lahan di sebelah utara kantor desa yang baru. Tidak ada sangkut pautnya dengan politik, murni untuk kepentingan desa," beber Dedy.
Apalagi, KPU Boyolali juga telah menetapkan bupati-wakil bupati Boyolali terpilih hasil Pilkada Serentak 2024, yakni Agus Irawan-Dwi Fajar Nirwana.
"Hibah ini tidak berkaitan dengan hasil pilkada, murni untuk kepentingan desa dan pelayanan masyarakat," tambahnya.
Pemdes Kragilan telah menerima kunci kantor desa yang baru dan akan segera melakukan proses boyongan (pindah kantor) pada 8 Februari 2025.
Sebagai bentuk syukur, Pemdes Kragilan akan menggelar pagelaran wayang kulit pada malam harinya.
Sementara itu, politisi Susetya Kusuma Dwi Hartanta mewakili Seno Kusumoarjo menegaskan, hibah lahan dan bangunan tanpa muatan politik.
"Ini murni untuk kemajuan Desa Kragilan, sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan desa. Tidak ada kaitannya dengan politik," ujarnya. (rgl/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono