Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bau Limbah Sudah Lama Dikeluhkan Warga, Rumah Pemotongan Ayam di Kebonbimo Diklaim Mulai Berbenah, DLH Janji Kawal

Ragil Listiyo • Jumat, 14 Februari 2025 | 20:17 WIB
Warga mendatangi rumah pemotongan ayam yang dituding sebabkan bau menyengat.
Warga mendatangi rumah pemotongan ayam yang dituding sebabkan bau menyengat.

RADARSOLO.COM-Keluhan bau limbah dari rumah pemotongan ayam (RPA) di Desa Kebonbimo, Kecamatan/Kabupaten Boyolali, mendapat perhatian serius dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali.

Setelah aksi protes masyarakat pada pertengahan Desember 2025, DLH memastikan bahwa RPA telah melakukan perbaikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Kepala DLH Boyolali Suraji menegaskan, pihak RPA terus menjalin komunikasi intensif dengan dinas, khususnya terkait perbaikan sistem IPAL.

Hal ini untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait bau limbah yang menyengat.

“Pihak perusahaan telah berkali-kali menyampaikan kepada DLH bahwa mereka berkomitmen memperbaiki sistem IPAL hingga memenuhi baku mutu,” ujar Suraji, Jumat (14/2/2025).

Berdasarkan pengawasan tim DLH, RPA saat ini sedang melakukan pembangunan dan perbaikan bak serta pemasangan peralatan IPAL.

Uji coba hasil pengolahan limbah telah dilakukan melalui laboratorium pada awal Februari.

"Diperkirakan akhir Februari 2025, IPAL sudah bisa beroperasi secara optimal. Selama proses perbaikan ini, limbah dialirkan ke kolam besar di lahan perusahaan, sementara kapasitas produksi dikurangi agar tidak menimbulkan pencemaran lebih lanjut,” ungkap Suraji.

DLH Boyolali terus melakukan pembinaan dan pengawasan intensif untuk memastikan perbaikan berjalan sesuai standar lingkungan.

Suraji mengakui bahwa selama ini pengolahan limbah RPA memang belum optimal, sehingga menimbulkan bau yang mengganggu masyarakat.

"Pengolahan limbah masih belum maksimal, terutama karena volume limbah yang besar. Kami terus memastikan bahwa efektivitas pengolahan limbah ditingkatkan," tambahnya.

Sebelumnya, pada Kamis (19/12/2025), ratusan warga Desa Kebonbimo menggelar aksi protes di kantor desa. Mereka menolak rencana perluasan RPA.

Baca Juga: Polsek Grogol Berhasil Amankan Pelaku Percobaan Pencurian di Mall Wilayah Solobaru

Warga mengkhawatirkan dampak limbah yang belum tertangani dengan baik, serta penggunaan air sumur dalam yang rawan mengurangi debit air di Umbul Tlatar.

Menanggapi keluhan tersebut, DLH Boyolali memastikan bahwa perbaikan IPAL akan diawasi hingga berfungsi optimal.

"Kami akan terus memantau perkembangan ini agar permasalahan lingkungan dapat diselesaikan secara tuntas," tutup Suraji. (rgl/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Desa Kebonbimo #Rumah Pemotongan Ayam #rpa #bau limbah #DLH Boyolali