Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Hari Pertama Ngantor, Bupati Boyolali Instruksikan Stabilitas Harga dan Perbaikan Jalan Jelang Mudik

Tri wahyu Cahyono • Jumat, 21 Februari 2025 | 21:10 WIB
Bupati-Wabup Boyolali Agus Irawan-Dwi Fajar Nirwana (tengah) bersama jajaran pemkab setempat di Gedung Putih Boyolali, Jumat (21/2/2025).
Bupati-Wabup Boyolali Agus Irawan-Dwi Fajar Nirwana (tengah) bersama jajaran pemkab setempat di Gedung Putih Boyolali, Jumat (21/2/2025).

RADARSOLO.COM-Hari pertama bekerja, Bupati Boyolali Agus Irawan dan Wakil Bupati Dwi Fajar Nirwana langsung mengumpulkan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta camat.

Mereka membahas persiapan menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, terutama terkait perbaikan infrastruktur bagi pemudik.

Sebelum berangkat untuk retret ke AKMIL Magelang, Agus melakukan konsolidasi birokrasi di Gedung Putih, Jumat (21/2/2025).

Rapat berlangsung lebih dari satu jam, dengan penekanan utama pada kesiapan daerah menghadapi bulan suci Ramadhan.

“Kita pastikan kalau saya dan Mbak Dwi Fajar tidak ada 100 hari kerja dan sebagainya. Kita langsung gas turun ke bawah. Kita langsung bekerja untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga Boyolali,” jelas Agus usai konsolidasi.

Dalam rapat tersebut, Agus menekankan pentingnya kesiapan menyambut Ramadhan dan Idul Fitri.

Ia meminta OPD terkait untuk terus meninjau harga bahan pokok di pasar-pasar guna mencegah lonjakan harga yang dapat meresahkan masyarakat.

“Biar tidak ada harga bahan pokok yang melambung tinggi, guncangan harga yang bisa membuat resah warga. Jadi kita harus menjaga stabilitas harga di pasar,” terangnya.

Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) diminta untuk segera melakukan percepatan perbaikan infrastruktur jalan yang dilintasi pemudik.

“Saya perintahkan beberapa perbaikan infrastruktur yang kemungkinan besar akan digunakan pemudik untuk segera dipercepat. Biar nanti yang mudik di Boyolali merasa nyaman,” tambahnya.

Usai konsolidasi, Agus akan melanjutkan retret ke Akmil Magelang. Ia menyebut bahwa tidak ada persiapan khusus selain membawa beberapa pakaian ganti.

Baca Juga: Menelusuri Gang-Gang Sempit Kampung Batik Laweyan, Seperti Berpetualang di Labirin Bersejarah

Retret ini diwajibkan bagi kepala daerah sebagai bagian dari pembekalan.

“Pembekalan dari Pak Presiden ini wajib diikuti, jadi persiapannya hanya pakaian yang cukup karena berlangsung selama tujuh hari. Seluruh materi sudah disiapkan oleh kementerian terkait,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Dwi Fajar Nirwana menuturkan, hari pertama kerja berjalan baik.

Ia menilai bahwa semua pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut memberikan energi positif dan berkomitmen untuk bersinergi serta berkolaborasi dengan kepemimpinan yang baru.

“Kami pasti turun ke masyarakat. Setelah ini, kita juga akan bersilaturahmi melalui Tarling (Tarawih Keliling) sebagai bagian dari program turun ke masyarakat,” jelasnya. (rgl/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#bupati boyolali #agus irawan #Dwi Fajar Nirwana #wakil bupati #program kerja