RADARSOLO.COM – Boyolali City Light yang bakal dimulai pada Kamis, 27 Maret 2025, di Simpang Siaga Boyolali, tengah dalam tahap persiapan akhir.
Bupati Boyolali Agus Irawan menegaskan bahwa Boyolali City Light tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Boyolali. Seluruh pembiayaan dipastikan berasal dari sponsor.
“Dari sponsor semuanya, karena memang sedang ada efisiensi, jadi semuanya dari sponsor,” ujar Agus Irawan, Senin (24/3/2025).
Lebih lanjut, Bupati berharap dengan adanya Boyolali City Light mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya selama momen arus mudik Lebaran.
“Harapannya untuk menarik wisatawan dari luar Boyolali, terutama yang sedang mudik. Jadi selain pulang kampung, mereka juga bisa belanja di Boyolali, sehingga ada perputaran ekonomi. Bukan hanya mudik lalu balik, tapi bisa meningkatkan ekonomi juga,” terangnya.
Boyolali City Light merupakan program pencahayaan tematik yang mengubah wajah kota Boyolali menjadi lebih semarak dan penuh cahaya.
Program ini digagas oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Boyolali, dan diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp 600 juta.
Agenda ini dijadwalkan akan diluncurkan langsung oleh Bupati Boyolali pada malam pembukaan, Kamis (27/3/2025), dengan suguhan lampu-lampu hias tematik dan aneka hiburan menarik. (fid)
Editor : Damianus Bram