RADARSOLO.COM – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Boyolali meningkatkan upaya perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) serta fasilitas traffic light, untuk memastikan keselamatan pemudik.
Kepala Dishub Boyolali, Arief Wardianta, mengatakan bahwa telah dilakukan koordinasi untuk mempercepat perbaikan PJU selama Ramadan, dengan fokus pada jalur yang sering dilalui pemudik serta jalur rawan kecelakaan.
“Tim teknis PJU dan Traffic Light kami beroperasi 24 jam non-stop untuk memastikan tidak ada lampu yang mati di jalur mudik,” kata Arief.
Menurut Arief, setiap hari ada lima laporan yang masuk meminta perbaikan lampu di berbagai lokasi.
“Tidak selalu lampu yang rusak, kadang hanya MCB (Miniature Circuit Breaker) yang mati karena petir dan perlu direset saja,” jelasnya.
Jalur-jalur prioritas yang telah ditentukan untuk perbaikan termasuk Jalan Boyolali - Solo, Jalan Raya Ampel, Jalur Cepogo - Selo, dan Jalur Karanggede.
Selain perbaikan PJU, Dishub Boyolali juga telah menyiapkan perlengkapan pendukung keselamatan, termasuk 126 Traffic Cone, 88 Water Barrier, 17 Gazon, dan 22 Barikade Jalan, yang akan diposisikan di jalur utama dan alternatif selama musim mudik dan balik Lebaran tahun ini. (fid)
Editor : Damianus Bram