RADARSOLO.COM-Boyolali dikenal memiliki banyak destinasi wisata air. Seperti Umbul Tlatar dan Umbul Sungsang.
Namun, ada satu alternatif wisata air yang tak kalah menarik dan belum banyak diketahui, yakni Umbul Gemuling di Dukuh Tegalsari, Desa Ngaru Aru, Kecamatan Banyudono.
Berbeda dari umbul lainnya, Umbul Gemuling bisa dinikmati tanpa biaya tiket masuk.
Lokasinya tidak dikelola secara resmi, tanpa petugas atau pengelola, membuatnya menjadi destinasi favorit warga sekitar untuk menikmati segarnya air alami secara gratis.
Beberapa tahun lalu, Umbul Gemuling masih ramai digunakan sebagai tempat mandi dan berenang warga.
Namun, kini kondisinya tak seprima dulu. Area sekitar umbul terlihat kurang terawat, dipenuhi dedaunan kering, dan salah satu kolamnya ditumbuhi lumut.
Meski begitu, pengunjung tidak perlu khawatir. Masih ada satu kolam utama yang tetap bersih dan jernih.
Menjadi spot favorit anak-anak setempat untuk berenang, khususnya saat sore hari.
Muhammad Ferrel, bocah 10 tahun yang tinggal tak jauh dari lokasi Umbul Gemuling mengaku rutin berenang di tempat itu bersama teman-temannya.
“Ke sini terus mas kalau sore, soalnya gratis, airnya seger, dekat rumah juga,” ujarnya.
Kolam tersebut memiliki kedalaman sekitar 1,5 hingga 2 meter. Tamun tidak membuat Ferrel dan teman-temannya khawatir karena mereka sudah terbiasa berenang.
Bahkan tersedia beberapa ban dalam bekas yang dijadikan pelampung.
Baca Juga: DPRD Sragen Langsung Tancap Gas Bahas Empat Raperda Usai Halalbihalal Idul Fitri
“Enggak takut (tenggelam), soalnya bisa berenang, ada ban juga,” lanjutnya.
Menjelang senja, semakin banyak anak-anak berdatangan.
Di sisi lain, ada pula kolam terpisah yang dulunya kerap digunakan warga lanjut usia untuk mencuci pakaian.
“Dulu yang sana buat nyuci mbah-mbah. Tapi sekarang sudah enggak lagi,” tambah Ferrel.
Terletak di antara destinasi wisata air andalan Boyolali, Umbul Gemuling memiliki daya tarik tersendiri: nuansa alami, air segar, dan tanpa biaya masuk. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono