RADARSOLO.COM-Sebanyak 270 personel Satuan Tugas (Satgas) dikukuhkan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo yang akan bertugas selama musim haji 2025 di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Rabu (30/4).
Pengukuhan dilakukan menjelang kedatangan Kelompok terbang (Kloter) pertama jemaah haji yang dijadwalkan masuk di asrama haji pada 1 Mei.
Nantinya, Satgas tersebut akan melayani dan mendampingi sebanyak 33.524 calon jemaah haji (CJH) dari Jateng dan Yogyakarta.
Sejak dari keberangkatan ke Tanah Suci hingga kembali ke Indonesia.
Sebanyak 270 personel Satgas yang bertugas terdiri dari petugas Kementerian Agama (Kemenag), Kantor Kesehatan Pelabuhan, Dinas Kesehatan Provinsi, Imigrasi, TNI, dan Polri.
PPIH Embarkasi Solo juga membentuk unit layanan khusus bagi lansia dan difabel.
Berdasarkan data dari PPIH, terdapat sekira lebih dari 10 ribu jemaah lansia dari Jawa Tengah dan Jogja.
Ketua PPIH Embarkasi Solo Saiful Mujab mengatakan, pelayanan haji tahun ini akan difokuskan pada jemaah lansia.
“Kita akan sesuaikan layanan yang dibutuhkan jemaah, mulai dari kamar, katering, hingga ibadah. Kita siapkan SOP khusus untuk Haji Ramah Lansia dan disabilitas,” ujar Saiful Mujab.
Sebanyak 30 persen dari total jemaah termasuk dalam kategori lansia dengan rata-rata usia di atas 65 tahun.
Sehingga harus mendapat pendampingan dan perhatian khusus.
Kloter pertama yang dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Donohudan terdiri dari 360 CJH Kabupaten Purbalingga pada Kamis (1/5) pagi.
Dan langsung diberangkatkan melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo pada Jumat (2/5) pukul 01:15.
Puluhan personel dari Polres Boyolali dan Kodim 0724/Boyolali diterjunkan untuk melakukan pengamanan di dalam dan luar Asrama Haji Donohudan.
Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto menjelaskan, pihaknya akan stand by di lokasi untuk mengatur lalu lintas, serta pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar Asrama Haji Donohudan.
“Kami stand by setiap hari di lokasi. Akan ada penataan parkir dan pedagang dari personel agar tidak mengganggu aktifitas warga sekitar dan lalu lintas, karena Ini juga peluang ekonomi bagi UMKM sekitar,” pungkasnya. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono