RADARSOLO.COM-Sejumlah barang yang seharusnya tidak dimasukkan dalam koper calon jamaah haji (CJH), masih ditemukan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Senin (5/5).
Setiyoso, petugas pemindai koper mengungkapkan barang, yang paling sering ditemukan adalah power bank, kipas angin kecil, dan mesin cukur listrik.
"Barang seperti jimat atau lainnya sejauh ini belum ditemukan,” ujar Setiyoso ditemui di area pemeriksaan bagasi.
Baca Juga: Pemkab Wonogiri Bawa Pulang Penghargaan PEKPPP, Bukti Pelayanan Prima ke Masyarakat
Setiap koper jemaah yang terdeteksi membawa barang elektronik akan dibongkar dan barang tersebut dipindahkan ke koper kabin.
Tak hanya barang elektronik, petugas juga sempat menemukan makanan yang sudah busuk, seperti sambal dan kentang.
“Karena tumpah dan mengotori isi koper, kami minta jemaah untuk membersihkan seluruh isi koper,” jelasnya.
Hidayaturrohmah, CJH asal Kabupaten Tegal mengaku harus membongkar kopernya karena tak sengaja membawa power bank dan kipas kecil.
“Tidak sengaja sebenarnya. Sudah masuk koper dari rumah, jadi saya pikir nanti saja pas diperiksa dibongkar sekalian,” ungkap dia.
Hidayaturrohmah meminta maaf kepada petugas atas kelalaian tersebut.
“Sebenarnya sudah ada imbauan dari KBIH, tapi ini murni kelalaian saya. Saya mohon maaf,” tutur dia.
Kasi Humas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo Gentur Rachma Indriadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada CJH tentang larangan barang di dalam koper bagasi maupun kabin.
Baca Juga: Jokowi Bicara Soal Usulan Pemakzulan Wapres Gibran: Silakan, tapi......
“Masih saja ditemukan barang-barang yang dilarang. Power bank, kipas, dan alat cukur yang seharusnya masuk koper kabin malah ditemukan di bagasi,” jelas Gentur.
Dia mengingatkan agar CJH tidak menyimpan uang tunai di koper bagasi, karena berisiko hilang.
“Pihak Garuda Indonesia tidak akan bertanggung jawab atas kehilangan uang tunai dalam koper,” pungkasnya. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono