Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jelang Hari Raya Idul Adha, Disnakkan Boyolali Pastikan Ternak Aman dari PMK

Abdul Khofid Firmanda Putra • Kamis, 22 Mei 2025 | 02:01 WIB
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan ternak untuk penanganan PMK.
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan ternak untuk penanganan PMK.

RADARSOLO.COM-Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali memastikan tidak ada penambahan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah setempat hingga pertengahan Mei 2025.

Kepala Disnakkan Boyolali Lusiana Dyah Suciati menjelaskan, kasus PMK tahap kedua yang terdata sejak Desember 2024 sebanyak 667 kasus.

Dari jumlah tersebut, 628 ekor ternak dinyatakan sembuh, dan 39 ekor mati akibat PMK.

“Sebenarnya kasusnya sudah tidak ada. Yang masih tercatat itu total dari tahap kedua, dan mayoritas sudah sembuh,” ujar Lusi, Rabu (21/5).

Vaksinasi Terus Ditingkatkan

Lusi menjelaskan bahwa hingga 15 Mei 2025, pihaknya telah memberikan 7.950 dosis vaksin PMK kepada hewan ternak milik peternak di Boyolali.

Jumlah ini tercatat dalam aplikasi Isiknas, sistem pelaporan kesehatan hewan secara nasional.

“Terkadang kami juga kolaborasi dengan inseminator. Ada yang vaksinnya sudah diberikan tapi belum tercatat, mereka ambil dulu baru melaporkan,” jelasnya.

Pengawasan Ketat Jelang Hari Raya Idul Adha

Untuk mencegah penyebaran PMK menjelang Hari Raya Idul Adha, Disnakkan Boyolali memperketat pengawasan hewan ternak di pasar hewan.

Jika ditemukan ternak dengan gejala PMK, hewan tersebut akan ditahan dan diberi pengobatan.

Selain itu, Disnakkan akan menerbitkan surat edaran kepada masyarakat berisi panduan pemilihan hewan qurban yang sehat, baik dari sisi kesehatan medis maupun syariat agama.

Pemeriksaan Hewan Qurban Dilakukan Dua Tahap

Lusi juga menegaskan pihaknya akan melakukan pemeriksaan ante mortem (sebelum disembelih) dan post mortem (setelah disembelih) terhadap hewan kurban.

Pemeriksaan ini mencakup pengecekan hati, jantung, paru-paru, dan jerohan untuk memastikan hewan benar-benar sehat.

“Kalau PMK itu ada tanda-tandanya. Tapi hewan qurban seringnya tampak sehat dari luar. Jadi kami fokus cek bagian dalamnya,” pungkasnya. (fid/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#idul adha #Penyakit Mulut dan Kuku #disnakkan boyolali #PMK