RADARSOLO.COM- Ratusan pesilat dari berbagai perguruan silat di Boyolali sepakat menjaga kondusivitas wilayah saat peringatan 1 Suro.
Deklarasi damai berlangsung di halaman Mapolres Boyolali, Kamis (19/6/2025).
Diikuti perguruan silat dan organisasi masyarakat. Antara lain Pagar Nusa, PSHT 16 dan 17, PSHW, IKSPI, Ansor-Banser NU, Kokam Muhammadiyah, serta Senkom Mitra Polri.
Mereka berkomitmen tidak akan melakukan konvoi sepeda motor saat perayaan Suronan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto menyampaikan bahwa kegiatan pendadaran dan pengesahan anggota baru silat yang rutin digelar di bulan Suro berpotensi menimbulkan gesekan jika tidak dikendalikan.
“Dengan deklarasi ini, semua pihak diharapkan bisa bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Boyolali,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Ketua IPSI Boyolali Rony Syaifullah mengapresiasi deklarasi ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan suasana damai dan solid antarperguruan.
“Tidak hanya jago saat latihan, tapi juga bisa membawa prestasi bagi Boyolali,” tegas Rony.
Deklarasi ini menjadi langkah preventif agar Suronan tahun ini berlangsung tertib dan damai tanpa aksi konvoi yang mengganggu masyarakat. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono