RADARSOLO.COM-Pewarta Foto Indonesia (PFI) Solo menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di kompleks Waduk Cengklik, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Minggu (29/6/2025).
Acara ini dihadiri oleh seluruh anggota PFI Solo, yang berjumlah sekitar 30 orang.
Musda kali ini bertujuan untuk memilih pengurus baru periode 2025–2028 serta menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan 2022–2025.
“Musda ini diadakan untuk memilih pengurus baru, serta laporan pertanggungjawaban pengurus tahun 2022–2025,” jelas Ketua Panitia J Howi Widodo.
Hasil Musda memutuskan Yoma Times Suryadi kembali dipercaya menjabat ketua PFI Solo periode 2025–2028.
Yoma juga menegaskan peran vital anggota PFI di lapangan.
“Foto (fotografer) pasti harus turun langsung kalau ada demo atau yang lain. Jadi riskan apabila berhubungan dengan hukum,” ujarnya.
“Inti dari PFI untuk melindungi anggota dari kekerasan fisik, psikis, maupun intimidasi dari orang yang tidak suka ada pemberitaan,” jelas Yoma.
PFI sendiri merupakan organisasi profesi wartawan foto yang saat ini sudah memiliki cabang di 21 kota di seluruh Indonesia.
“Karena ini adalah payung organisasi profesi, untuk ke depannya tetap kita akan menjadi rumah bagi para anggota,” terang Yoma.
Selain pemilihan pengurus baru, PFI juga mengadakan diskusi videografi dengan pemateri Kurniawan Arif bagi para anggota PFI Solo, para jurnalis dan awak media massa di kota Solo.(fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono