Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Misteri Asal Mula Tumpukan Beragam Kain di Dalam Cungkup Makam Lodji Desa Kebonan Boyolali Belum Terpecahkan

Abdul Khofid Firmanda Putra • Minggu, 6 Juli 2025 | 23:46 WIB
Pekerja saat mengeluarkan beragam jenis kain dari dalam cungkup Makam  Lodji, Dusun Trayon RT/RW 01/02 Desa Kebonan, Karanggede, Boyolali. Foto kanan, kondisi cungkup makam terbaru.
Pekerja saat mengeluarkan beragam jenis kain dari dalam cungkup Makam Lodji, Dusun Trayon RT/RW 01/02 Desa Kebonan, Karanggede, Boyolali. Foto kanan, kondisi cungkup makam terbaru.

RADARSOLO.COM - Fenomena yang terjadi di Makam Lodji, Dusun Trayon RT/RW 01/02, Desa Kebonan, Kecamatan Karanggede, Boyolali belum terpecahkan.

Yakni penemuan tumpukan beragam jenis kain di dalam cungkup makam setempat.

Damsiri, ketua RT 01 Dusun Trayon Damsiri menjelaskan, tumpukan kain yang terdiri dari jarik, kebaya, dan banyak lainnya ditemukan sekitar sebulan lalu.

 

Baca Juga: Geger Tumpukan Beragam Jenis Kain di Dalam Cungkup Makam Lodji Desa Kebonan Boyolali, Polisi sampai Turun Tangan

"Saya tidak melihat langsung. Saya tanya-tanya ke warga yang menyaksikan ,” jelasnya kepada  radarsolo.com, Minggu (6/7).

Tidak sedikit yang menyebut, beragam kain itu disembunyikan oleh makhluk astral.

Memang, jika diamati, tidak terdapat celah yang cukup lebar untuk memasukkan kain ke dalam cungkup makam.

Tapi, Damsiri tidak percaya begitu saja. Dia lebih menyakini kain-kain itu dimasukkan cungkup oleh pihak ahli waris. 

“Karena waktu kainnya mau dibuang atau dikasihkan ke orang, pihak keluarga tidak rela. Menolak untuk dibawa orang lain," jelas Damsiri.

Menurut Damsiri, ahli waris masih merasa adanya kehadiran keluarganya yang sudah meninggal.

Sehingga mereka memasukkan kain-kain tersebut ke dalam cungkup.

“Kalau saya lebih percaya kain itu dari keluarga (ahli waris). Biar lebih jelasnya, harus ditanya tukang yang bikin (cungkup makam), apakah memang ada yang memasukkan kain-kain tersebut,” urainya.

Sementara itu, Darsono, 75, saksi mata menjelaskan, penemuan tumpukan kain bermula saat dirinya mencari rumput.

Tanpa sengaja, mata Darsono melihat ujung kain yang muncul dari dalam cungkup. 

“Awalnya tidak saya gubris. Besoknya saya lewat lagi kok masih ada, kemudian saya bilang ke orang-orang,” jelasnya.

Awalnya warga hanya mengambil selembar kain. Saat diambil, keluar kain lain secara terus menerus.

Kemudian ahli waris meminta cungkup dibongkar untuk mengeluarkan seluruh kain di dalamnya.

Saat ini kondisi makam tersebut sudah bersih. Kain-kain yang ditemukan sebagian sudah dikubur dan sisanya dibawa ahli waris.

Belum diketahui secara pasti siapa yang memasukkan kain ke dalam cungkup makam.

“Kalau orang iseng tidak mungkin, orang gangguan jiwa ada satu tapi tidak pernah ke makam," pungkas Darsono. (fid/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#karanggede #Boyolali #ahli waris #makam lodji #Desa Kebonan #kain #misteri