Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Polemik Lokasi Pasar Darurat Karanggede Boyolali Bikin Proyek Induk Tertunda

Abdul Khofid Firmanda Putra • Jumat, 18 Juli 2025 | 01:42 WIB
Puing-puing Pasar Karanggede pasca kebakaran hebat, Minggu (3/11/2024).
Puing-puing Pasar Karanggede pasca kebakaran hebat, Minggu (3/11/2024).

RADARSOLO.COM-Pemkab Boyolali menunda rencana pembangunan ulang Pasar Karanggede yang terbakar pada November 2024.

Penundaan ini disebabkan oleh perubahan lokasi pasar darurat yang sempat menuai pro dan kontra dari pedagang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali Wiwis Trisiwi Handayani menuturkan, penentuan lokasi pasar darurat menjadi hal krusial karena berkaitan langsung dengan kenyamanan pedagang.

“Awalnya lokasi pasar darurat ditentukan di titik A, namun pedagang menilai tempat itu kurang representatif. Akhirnya kami alihkan ke lokasi B,” kata Wiwis.

Perubahan lokasi ini berdampak langsung pada mundurnya jadwal pembangunan fisik pasar darurat.

Bahkan hingga saat ini, proses pembangunan belum dimulai karena masih dalam tahap lelang.

“Pembangunan pasar darurat Karanggede akan menelan anggaran sebesar Rp 3,7 miliar, dan diperkirakan memakan waktu 3-4 bulan,” jelasnya.

Pembangunan Pasar Induk Tunggu 2026

Karena pasar darurat belum tersedia, pembangunan pasar induk Karanggede juga dipastikan belum bisa dilakukan tahun ini.

“Sekarang pasar daruratnya belum ada. Jadi kami sampaikan ke pimpinan, kalau pasar darurat selesai tahun ini, maka 2026, Bismillah pembangunan pasar induk langsung lelang, ditargetkan selesai dalam 7 bulan,” terang Wiwis.

Sementara itu, Pemkab Boyolali juga terus menggandeng para pedagang dan menyerap aspirasi mereka agar desain dan fasilitas pasar induk Karanggede nantinya benar-benar sesuai kebutuhan. (fid/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Boyolali #Tertunda #Pembangunan #pasar karanggede #darurat