RADARSOLO.COM- Ribuan pegawai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di Kabupaten Boyolali akhirnya bisa bernapas lega.
Sebanyak 1.271 pegawai honorer resmi dilantik sebagai PPPK oleh Bupati Boyolali Agus Irawan Alun-Alun Kidul Boyolali, Jumat (26/7).
Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah selebrasi petugas Damkar Satpol PP Boyolali.
Setelah menerima SK pengangkatan, belasan petugas Damkar melakukan aksi simbolis dengan mendorong mobil pemadam kebakaran dari lokasi pelantikan menuju markas mereka sambil menyemprotkan air sebagai simbol kemenangan.
“Rata-rata teman-teman sudah mengabdi lebih dari satu dekade sebagai honorer. Kami hadapi risiko setiap hari, tapi kami tetap bertugas tanpa banyak menuntut,” ujar Sri Wiyatno, petugas Damkar Boyolali.
Momen ini menjadi pencapaian yang sangat dinantikan. Baginya, pekerjaan sebagai petugas Damkar bukan sekadar rutinitas, melainkan panggilan jiwa.
Warsito, rekan sesama Damkar berharap pengangkatan ini menjadi motivasi bagi seluruh petugas untuk tetap menjaga semangat pengabdian.
“Kami ingin tetap melayani sepenuh hati. Tidak mengeluh, tetap sigap, dan hadir setiap kali warga membutuhkan. Pantang pulang sebelum api padam, itu prinsip kami,” tegas Warsito.
Dalam sambutannya, Bupati Boyolali Agus Irawan mengingatkan para PPPK baru agar menjadikan status baru ini sebagai pemacu semangat untuk memberikan pelayanan terbaik.
“Kami ingin bapak-ibu merasa nyaman, maka dari itu, domisili penugasan akan disesuaikan. Tapi kenyamanan itu harus dibayar dengan kinerja yang luar biasa. Berikan yang terbaik untuk masyarakat Boyolali,” pesan Agus.
Adapun PPPK tahap I formasi tahun 2024 ini berjumlah 1.271 orang, terdiri dari:
- 539 tenaga guru
- 3 tenaga kesehatan
- dan 729 tenaga teknis
Seluruhnya akan mulai dikontrak mulai 1 Agustus 2025 hingga Desember 2026. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono