RADARSOLO.COM-Waduk Cengklik kini menawarkan pengalaman wisata baru yang unik dengan hadirnya perahu.
Pengunjung dapat menikmati sensasi mengelilingi sebagian area waduk sambil menyantap camilan dan mendengarkan musik.
Meskipun namanya "cafe perahu", pengelola tidak menyediakan makanan dan minuman di atas kapal.
Pengunjung diwajibkan membeli bekal dari area darat terlebih dahulu.
"Dinamakan cafe karena bisa sambil makan di atas perahu, namun tidak disediakan penjual karena berbagai alasan," jelas Efendi Suseno, pengelola wisata, pada Minggu (10/8).
Efendi menjelaskan, keputusan ini diambil untuk menjaga ekosistem waduk.
Jika ada aktivitas jual beli makanan di atas kapal, dikhawatirkan limbah seperti air, minyak, dan sampah akan mencemari perairan dalam jangka panjang.
Wisata perahu ini tersedia di dua lokasi:
- Minoa Party Boat di sisi timur, tepatnya di Cengklik, Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak.
- Wisata Honay Resto Boat di sisi barat, yang berlokasi di Ngalang-Ngalangan, Dusun III, Desa Senting, Kecamatan Sambi.
Pengunjung akan diajak berkeliling area waduk selama 15 hingga 20 menit per putaran.
Tarifnya pun tergolong murah, yaitu mulai dari Rp5.000 untuk anak-anak dan Rp10.000 untuk dewasa.
Efendi menambahkan, rute perjalanan hanya mencakup sebagian kawasan waduk agar tidak mengganggu aktivitas nelayan dan peternak ikan keramba.
Kehadiran wisata perahu ini juga bertujuan memberdayakan UMKM di sekitar waduk.
Pengunjung yang ingin menikmati makanan di perahu harus membelinya dari pedagang lokal di daratan.
"Karena belinya di UMKM, jadi saling menguntungkan. Pengunjung bisa menikmati makanan di atas perahu, pedagang juga senang jualannya laku," ujar Efendi.
Perahu-perahu ini bisa mengangkut hingga 40 penumpang dalam sekali jalan, dan setiap pengunjung diwajibkan memakai pelampung demi keselamatan. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono