RADARSOLO.COM-Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali menggenjot perbaikan dan pemeliharaan terhadap 8.627 titik lampu penerangan jalan umum (PJU) dan 26 traffic light (TL) yang tersebar di seluruh wilayah.
Hingga Agustus 2025, Dishub Boyolali telah melakukan perbaikan di 861 titik.
Kepala Dishub Boyolali Insan Adi Asmono menjelaskan, dalam setahun, diperkirakan ada sekitar 1.500 kegiatan perbaikan dengan rata-rata lima titik per hari.
Kegiatan ini mencakup perbaikan Miniature Circuit Breaker (MCB), penggantian komponen, perbaikan jalur putus, penggantian lampu, perawatan high mast, perbaikan tiang, dan penanganan tiang PJU roboh akibat kecelakaan atau bencana.
“Selain itu, tim juga melakukan pengecekan lampu dan kWh meter, monitoring, pengaturan timer, pemasangan dan perbaikan kWh, serta pengecekan sistem Penerangan Jalan Tenaga Surya (PJTS),” ungkapnya kepada radarsolo.com, Senin (11/8/2025).
Masyarakat bisa melaporkan jika menemukan PJU atau TL yang mati.
Baca Juga: Kisah Kusir Terakhir di Terminal Dokar Ngaru Aru Boyolali: Tidak Dapat Penumpang Jadi Hal Lumrah
Seluruh pekerjaan ini merupakan bagian dari kegiatan fungsional kedinasan yang tidak dikenakan biaya kepada masyarakat.
Untuk mendukung kegiatan ini, Dishub mengalokasikan anggaran sebesar Rp750 juta.
Ditambahkan Insan, Dishub Boyolali akan melakukan validasi data dan penertiban PJU/TL.
Termasuk penambahan meterisasi, penataan efisiensi dengan penggantian lampu hemat energi, serta pengaturan timer.
“Khusus di bulan Agustus, selain menangani PJU dan TL, tim Dishub Boyolali juga memberi layanan pemasangan tali tiang bendera di beberapa titik sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI,” pungkasnya. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono