RADARSOLO.COM-Tak jarang, kinerja DPR RI mendapat sorotan. Terutama soal banyaknya tunjangan yang mereka terima.
Fenomena itu bertolak belakang dengan kondisi masyarakat yang semakin terbebani kebutuhan ekonomi.
Ditambah dengan banyaknya pejabat pemerintah yang korupsi.
Akhirnya, kekecewaan masyarakat pun tumpah.
Seperti terlihat pada karnaval di Dukuh Silem, Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Boyolali, Minggu (24/8/2025).
Peserta karnaval menyusuri jalanan kampung sejauh 5 kilometer. Dimulai dari tugu Bundaran Silem ke arah utara menuju Dukuh Bambangan.
Lalu ke Dukuh Kuwelan, Dukuh Sudimoro hingga memasuki Jalan Raya Kopen-Doplang hingga menuju Finis.
Beberapa peserta karnaval mengenakan kostum bak pejabat dengan memakai topeng kepala tikus.
Mereka membawa koper bertuliskan uang gaji Rp 3 juta per hari.
“Rakyat masih dalam keadaan miskin dan sengsara, malah (anggota) DPR-nya duduk-duduk saja, tapi digaji Rp3 juta per hari, itukan menyakiti hati rakyat,” jelas Bima, peserta pawai.
“Harapannya anggota DPR RI itu ya semakin bijak dan profesional sehingga bisa mewakili rakyat untuk membuat rakyat sejahtera,” lanjut dia.
Baca Juga: Viral Video Tawuran Antarpelajar di Jalan Merbabu Dekat Rumah Dinas Bupati Boyolali
Suprapto, 60, ketua pantia kegiatan menjelaskan, karnaval diikuti 1.200 peserta dari 3 RT di Dukuh Silem.
“Warga bisa kompak bersatu. Harapannya tentunya Indonesia lebih maju dan jaya," terang Suprapto. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono