RADARSOLO.COM-Memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2025, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Boyolali mengadakan sosialisasi pembiayaan perumahan.
Acara yang digelar, Senin (25/8/2025) ini menyasar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Boyolali.
Kepala Disperkim Boyolali Arief Gunarto menjelaskan, dari 2.344 ASN yang menjadi responden, sebanyak 761 orang belum memiliki rumah.
Angka ini mencakup 293 pasangan yang sudah menikah.
“Angka itu coba kita fasilitasi dengan sosialisasi pembiayaan perumahan bagi pegawai dan pameran perumahan,” jelas Arief.
Tidak hanya ASN, sosialisasi ini juga mengundang perwakilan dari 30 HRD perusahaan di Boyolali.
Upaya ini merupakan bagian dari strategi pemkab untuk mengurangi angka backlog rumah di Boyolali yang saat ini mencapai 67.956 unit.
Arief Gunarto menambahkan, tingginya angka backlog di Boyolali juga disebabkan banyak penduduk per KK dibandingkan jumlah rumah yang tersedia.
Serta banyaknya rumah yang tidak berpenghuni karena ditinggal merantau.
Subsidi dan Lokasi Pembangunan Rumah Baru
Bupati Boyolali Agus Irawan menjelaskan, sosialisasi ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat dengan 3 juta rumah.
Ia menyebutkan, beberapa kecamatan sudah siap untuk dibangun perumahan oleh pengembang, seperti di Teras, Ngemplak, dan Karanggede.
Agus juga memberikan kabar baik: akan ada subsidi sebesar Rp4 juta dari harga rumah yang dipatok Rp166 juta.
Selain itu, pemkab akan berupaya melobi pengembang untuk memberikan program uang muka (DP) 0%.
“Subsidi ini tidak hanya untuk ASN dan PPPK saja, tetapi untuk karyawan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Boyolali,” tambah Agus. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono