RADARSOLO.COM – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Solo–Semarang. Sepasang suami istri asal Laweyan, Solo, terlibat tabrakan dengan truk Hino di Dukuh Peni, Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono, Kamis (11/9) malam sekira pukul 19.30 WIB.
Sepeda motor Suzuki Smash dengan nomor polisi AD 2024 FM yang dikendarai Herry Suwarmanto, 63, berboncengan dengan istrinya, Wastuti Lestari, 52, tertabrak truk Hino bernopol AB 8419 NE. Truk tersebut dikemudikan Ahmad Hadi Warisno (31), warga Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Budi Purnomo menjelaskan, kecelakaan bermula ketika motor melaju dari arah Solo menuju Semarang.
Setiba di lokasi kejadian, pengendara motor mencoba mendahului kendaraan dari sisi kiri.
“Namun sayang, sepeda motor terlalu ke kiri di mana terdapat perbedaan tinggi jalan. Motor kemudian terpeleset,” jelas Budi.
Baca Juga: Kecelakaan di Timur Kantor Kecamatan Teras Boyolali: 1 Pelajar Meninggal Dunia, 1 Lainnya Kritis
Akibatnya, motor terjatuh ke arah kanan dan menabrak bagian kiri truk yang berjalan searah. Herry, sang pengendara, selamat tanpa luka, begitu pula sopir truk. Namun, nasib tragis dialami pembonceng, Wastuti.
“Pembonceng motor tidak tertolong beberapa saat setelah kejadian tersebut. Sekarang berada di rumah sakit Pandan Arang,” imbuh Budi.
Baca Juga: Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus Mahardika vs Motor di Solo, Soal Tersangka, Ini Jawaban Kepolisian
Sebelum meninggal dunia, Wastuti sempat mengalami luka parah di bagian perut dan kaki kanan serta dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Polisi telah mengamankan barang bukti kendaraan dan melakukan olah TKP untuk mendalami kronologi kejadian. Kasus ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Boyolali. (fid/nik)
Editor : Niko auglandy