Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Benarkah Pendaftaran Pedagang CFD Boyolali Sudah Ditutup? Disdagperin Beri Penjelasan

Abdul Khofid Firmanda Putra • Rabu, 24 September 2025 | 21:36 WIB
Akfitivas masyarakat di CFD sementara di Jalan Merdeka Timur. Tepatnya di sepanjang Boulevad Sukarno hingga depan kantor Satpol PP Boyolali.
Akfitivas masyarakat di CFD sementara di Jalan Merdeka Timur. Tepatnya di sepanjang Boulevad Sukarno hingga depan kantor Satpol PP Boyolali.

RADARSOLO.COM - Pedagang yang mendaftar untuk membuka lapak di gelaran Car Free Day (CFD) Boyolali membeludak.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) mencatat sebanyak 800-an pedagang berjualan di area CFD sementara di Jalan Merdeka Timur.

Tepatnya di sepanjang Boulevad Sukarno hingga depan kantor Satpol PP Boyolali.

Sebanyak 800-an pedagang tersebut antara lain terdiri dari 300 pedagang dari paguyuban CFD lama.

Ditambah 200-an pedagang paguyuban Alun-alun Kidul (Alkid), serta 300 pedagang yang masuk waiting list CFD.

Namun setelah dilakukan penghitungan ulang, didapat jumlah pasti yakni 121 pedagang dari Paguyuban Alkid, 300 pedagang paguyuban CFD lama, serta 300 pedagang dari data waiting list.

Untuk sementara, Disdagperin menutup pendaftaran on the spot (OTS) pedagang CFD.

Kepala Disdagperin Boyolali Purnawan mengungkapkan, pedagang masih bisa mendaftar waiting list di kantor Disdagperin.

Purnawan menjelaskan, penutupan sementara pendaftaran pedagang CFD salah satunya karena Disdagperin masih melakukan evaluasi.

Serta penghitungan ulang jumlah nomor pedagang yang ada di area CFD.

“Bukan ditutup, takutnya nanti salah tangkap. Sebenarnya hanya pendaftaran OTS saja (yang ditutup sementara), karena kemarin sudah sangat banyak pedagang, ditakutkan saling tumpang antarpedagang,” beber Purnawan, Rabu (24/9/2025).

Baca Juga: Ratusan Pebulutangkis Cilik Panaskan Persaingan di GOR UNS

“Kami sebenarnya ingin menampung seluruh pedagang. Namun karena keterbatasan lahan, jadi terpaksa kami tidak bisa menampung semua, oleh sebab itu ada sistem waiting list,” urainya.

Pedagang yang masuk waiting list, lanjut Purnawan, akan menunggu hingga ada nomor kosong apabila ditinggal pedagang awal, maupun tambahan kuota. (fid/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#pendaftaran #disdagperin #cfd boyolali #pedagang