Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Warga 5 Dukuh di Desa Selondoko Boyolali Krisis Air Bersih, Bukan karena Kekeringan

Abdul Khofid Firmanda Putra • Minggu, 5 Oktober 2025 | 22:45 WIB
BPBD Boyolali kirim air bersih ke Desa Selondoko, Kecamatan Ampel.
BPBD Boyolali kirim air bersih ke Desa Selondoko, Kecamatan Ampel.

RADARSOLO.COM - BPBD Boyolali menyebut permintaan dropping air bersih menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Itu karena meskipun kemarau, masih turun hujan.

Tapi tidak dengan sebagian warga di Desa Selodoko, Kecamatan Ampel.

Mereka tetap membutuhkan bantuan air bersih dari Pemkab Boyolali.

Kondisi tersebut, bukan disebabkan mereka terdampak kekeringan. 

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Boyolali Rima Kusuma menjelaskan, warga Desa Selodoko, Ampel kesulitan mendapatkan air bersih karena pipa air bersih pecah.

“Selasa 23 September kemarin, kurang lebih pukul 10.00, ada pembangunan talut di Jalan Ampel- Simo menggunakan alat berat. Nah alat berat itu mengenai pipa saluran air sehingga pipa pecah,” jelas Rima, Minggu (5/10/2025).

Akibatnya, warga di 5 dukuh di Desa Selodoko dilaporkan mengalami krisis air bersih.

Yaitu Dukuh Asrirejo, Pentur, Cengklik, Karang Nongko, dan Karangboyo.

Dropping air bersih dilakukan selama 2 hari, Rabu-Selasa (1-2/10) setelah adanya laporan dari warga.

“Sebanyak 2 truk tangki air bersih dengan volume air 10 ribu liter telah didistribusikan ke fasilitas umum di Dukuh Asrirejo,” terang Rima.

Baca Juga: Pertama Kali di Jawa Tengah, Betonisasi Jalan di Cawas Klaten Gunakan Limbah PLTU

Sementara itu, pada Kamis (2/10), BPBD mendistribusikan 3 truk tangki air bersih sebanyak 15 ribu liter di fasilitas umum di empat dukuh, yakni Pentur, Cenglik, Karang Nogko, dan  Karangboyo. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#BPBD Boyolali #pipa pecah #krisis air bersih #ampel boyolali #desa selodoko