Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Desa Karanganyar Tamansari Resmikan KDMP Baru dengan 1.000 Anggota, Jadi KDMP ke-17 di Boyolali yang Beroperasi Lebih dari Satu Unit Usaha

Abdul Khofid Firmanda Putra • Minggu, 12 Oktober 2025 | 23:46 WIB
Jumlah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Boyolali terus bertambah.
Jumlah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Boyolali terus bertambah.

RADARSOLO.COM- Jumlah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Boyolali terus bertambah.

Terbaru, Desa Karanganyar, Kecamatan Tamansari resmi mempunyai KDMP setelah melakukan peresmian pada Minggu (12/10).

Kabid Koperasi, Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Boyolali Tri Widiastuti kepada radarsolo.com mengatakan, bahwa saat ini sudah ada 17 KDMP yang beroperasi dengan lebih dari 1 unit usaha.

“Kebanyakan unit usaha yang sudah dijalankan itu seperti gerai sembako, dan program laku pandai, semacam layanan keuangan tanpa kantor, untuk melakukan berbagai transaksi keuangan,” jelas Widi.

17 KDMP yang sudah mempunyai lebih dari 1 unit usaha di antaranya:

KDMP Wajib Miliki 7 Unit Usaha, Kades Karanganyar Maryono Optimis KDMP Ciptakan Perputaran Ekonomi Baru di Setiap Dukuh

Diketahui, KDMP harus mempunyai 7 unit usaha wajib, yakni :

Sebelumnya, Widi menjelaskan, secara keseluruhan, 267 KDMP di Boyolali sudah siap beroperasi, namun masih dalam proses melengkapi unit-unit usaha tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Karanganyar Maryono mengatakan, pihaknya mendukung penuh program KDMP yang diadakan oleh pemerintah pusat.

Bahkan, saat ini jumlah keanggotaan di KDMP Karanganyar sudah mencapai 1000 anggota.

Setelah melakukan launching, nantinya KDMP Karanganyar akan membuka unit-unit usaha di seluruh dukuh di Desa Karanganyar.

Baca Juga: Tidak Bisa Ditawar! Dapur MBG di Klaten Wajib Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

“Nanti kita buka cabang-cabang, dan kita buka gerai-gerai, kita tidak berpusat di satu titik, tapi setiap dukuh ada gerainya, terutama gerai sembako dan gerai kebutuhan pertanian,” jelas Maryanto, Minggu (12/10).

Sebagai modal awal, Maryanto mengungkapkan bahwa saat ini baru menggunakan iuran untuk melengkapi perlengkapan kantor serta mengisi gerai sembako.

KDMP juga bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), dan Kelompok tani untuk menjalankan koperasi.

Pihaknya juga optimis akan ada perputaran ekonomi baru setiap bulan di Desa Karanganyar apabila KDMP sudah berjalan sepenuhnya. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Boyolali #KDMP #Koperasi Desa Merah Putih