Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pohon-Pohon di Kawasan Bundaran Tugu Kuda Boyolali Akan Diganti, Pakai Jenis Apa?

Abdul Khofid Firmanda Putra • Selasa, 14 Oktober 2025 | 01:26 WIB
Pohon-pohon di kawasan Tugu Kuda Simpang Lima Boyolali akan ditata ulang.
Pohon-pohon di kawasan Tugu Kuda Simpang Lima Boyolali akan ditata ulang.

RADARSOLO.COM- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali berencana mengganti pohon-pohon di kawasan Bundaran Tugu Kuda Simpang Lima.

Itu dilakukan setelah proyek revitalisasi dan pemeliharaan Jalan Pandanaran selesai. 

Kepala DLH Boyolali Suraji menjelaskan, selain di Bundaran Tugu Kuda, pohon-pohon yang akan diganti menyasar di sepanjang median jalan menuju Tugu Susu Tumpah.

Untuk pohon-pohon yang terdampak proyek revitalisasi Jalan Pandanaran, Suraji mengatakan tidak langsung dibuang.

Melainkan disimpan terlebih dahulu sebelum ditanam di lokasi lain.

DLH Boyolali juga berencana menyentuh pohon-pohon di pedesetrian yang akan dikonsep dengan tema tanaman langka dan mempunyai unsur keindahan.

“Sementara kan tidak ganti ya, tidak ada yang dicabut. Kalau terpaksa ada pergantian, ya ada dua konsep, langka dan estetik," jelas Suraji, Senin (13/10/2025).

"Kami tetap mengupayakan tanaman tetap ada. Kalau di situ (simpang lima) ada syaratnya. Satu sebenarnya tajuk, tapi tinggal fungsinya apa?. Kalau itu fungsinya indah, bukan fungsi teduh,” tambahnya.

Pohon Tabebuya Jadi Opsi Tanaman di Simpang Lima, DLH Siapkan Cara Atasi Masalah Perakaran dengan Lapisan Bis Beton

Suraji sudah menyiapkan opsi sementara untuk pohon yang akan ditanam di sekitar area simpang lima, salah satunya yakni pohon tabebuya.

Pihaknya juga masih menyiapkan langkah untuk membenahi masalah perakaran agar tidak merusak fondasi.

Baca Juga: Sukoharjo Gagas Biosecurity Otomatis di Pasar Hewan, Lebih Ampuh Cegah Penyakit Menular Pada Ternak

“Makanya kalau mau pengin nanam di tempat seperti itu, pertumbuhannya jangan terlalu cepat,” bebernya.

Saat ini DLH Boyolali sudah mempunyai cara, yakni dengan menggali tanah dengan kedalaman 1 meter, kemudian dilapisi bis beton, lalu diisi tanaman.

Namun, cara tersebut belum bisa diterapkan di area simpang lima.

Suraji mengatakan, lokasi yang bisa dilakukan cara tersebut adalah di Jalan Merapi dan Merbabu.

“Kalau anggarannya ya paling perawatan, kira-kira Rp200 juta,” pungkasnya. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#tugu kuda #pohon #DLH Boyolali #simpang lima boyolali #Jalan Pandanaran #revitalisasi #Penataan