RADARSOLO.COM-Lebih dari 40 dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Boyolali sudah beroperasi.
Mereka ditargetkan bisa mendapat sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) hingga akhir bulan Oktober.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali menyebut ada beberapa syarat untuk pengurusan percepatan Penerbitan SLHS.
Kabid Pencegahan, dan Pengendalian Penyakit Dinkes Boyolali Teguh Tri Kuncoro mengatakan, pendaftaran penerbitan SLHS dilakukan secara online melalui link https://s.id/SLHSBOY.
Setelah itu, pengurus SPPG harus melampirkan surat permohonan, SK penetapan SPPG, layout dapur, hasil IKL (Inspeksi Kesehatan Lingkungan) dari Puskesmas, sertifikat kursus penjamah makanan, serta Hasil pemeriksaan Laboratorium air, pangan dan usap alat makan.
“Ini sedang proses. Kita sudah umumkan, sudah buka pendaftaran, online semua. Dari SPPG mendaftar lewat link yang kita sediakan, dan melampirkan data-data,” jelas Teguh belum lama ini.
Teguh mengungkapkan, pengurusan SLHS melalui Dinkes Boyolali hanya bersifat sementara selama percepatan.
Apabila sudah kembali normal, pengurusan SLHS akan dikembalikan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Saat sudah ada beberapa SPPG yang melakukan pendaftaran pengurusan SLHS di Dinkes Boyolali.
“Apabila data sudah masuk, akan kami cek untuk kemudian kita proses, tapi kalau ada data yang mencurigakan, kita akan ke lapangan untuk mengecek langsung,” tambahnya.
Target 113 SPPG Beroperasi, SLHS Jadi Syarat Utama Sebelum Running Penuh
Baca Juga: Pengamat Transportasi: Larangan Operasional Bajaj oleh Pemerintah Daerah Kurang Pas, Ini Alasannya
Sementara itu, Kepala Regional SPPG Boyolali, Rifani Arliana Utami menjelaskan, saat ini di Boyolali sudah ada 43 SPPG yang beroperasi.
“SLHS kita masih ada yang nunggu (proses turun). Jadi kan kemarin sudah pengajuan, beberapa juga sudah di proses pembuatan. Pokoknya akhir Oktober memang semuanya dikebut untuk SLHS,” jelasnya.
Rifani juga mewanti-wanti SPPG yang baru akan beroperasi untuk menunggu SLHS agar bisa beroperasi.
Targetnya, akan ada 113 SPPG yang beroperasi di seluruh wilayah Kabupaten Boyolali untuk menyalurkan jatah program makan bergizi gratis (MBG). (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono