Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Hari Santri: Kemenag Boyolali Gelar Ngaji Bandongan Kitab Adabul Aliim Wal Muta’alim

Abdul Khofid Firmanda Putra • Selasa, 21 Oktober 2025 | 01:16 WIB
Ngaji Bandongan Bersama Kyai di Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali, Senin (20/10/2025).
Ngaji Bandongan Bersama Kyai di Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali, Senin (20/10/2025).

RADARSOLO.COM- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Boyolali menggelar Ngaji Bandongan Bersama Kyai di Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali, Senin (20/10/2025).

Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional.

Diketahui, Ngaji Bandongan merupakan metode di mana kyai membacakan isi kitab di depan santri, sementara santri menyimak dan mencatat.

Kepala Kantor Kemenag Boyolali Muhammad Miftah mengungkapkan, Ngaji Bandongan mengkaji Kitab Adabul Aliim Wal Muta’alim Karya Sheikh Hasyim Asy’ari’.

Menurutnya, tema tersebut sebagai tanggapan atas berita yang beberapa waktu viral tentang perilaku santri kepada sang Kyai.

Isi dari kitab yang dibahas juga merupakan penjelasan tentang adab seorang santri kepada Kyai.

“Santri di Adabul Aliim Wal Muta’alim harus mengerti kepada gurunya, agar ilmunya berkah," terang Miftah.

"Belajarnya ilmunya sedikit jika berkah maka dapat bermanfaat ikut menjunjung Kabupaten Boyolali dan mendukung bupati-wakil bupati dalam membangun Kabupaten Boyolali agar menjadi masyarakat yang mandiri, sejahtera dan bahagia sehat selalu,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana menjelaskan, peringatan Hari Santri merupakan momen untuk meningkatkan dan mengukuhkan kembali kiprah para santri yang senantiasa relevan dari masa ke masa.

“Santri diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peradaban dunia yang berkeadilan, damai dan beradab,” jelasnya.

Fajar menambahkan, tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” bermakna bahwa, tugas santri tidak hanya berhenti mengawal kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Polisi Larang Kendaraan Berat Melintasi Jalur Tunggangan Wonogiri, Tetap Nekat, Risiko Tanggung Sendiri

Namun, juga membawa nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan kemanusiaan ke ranah yang lebih luas melalui nilai luhur yang diwariskan para ulama. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#kemenag boyolali #Ngaji Bandongan #Hari Santri 2025 #Kitab Adabul Aliim Wal Mutaalim