RADARSOLO.COM- Sebuah jembatan darurat yang terbuat dari kayu, hanyut terbawa arus sungai setelah debit air meningkat akibat hujan deras.
Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali Suratno mengungkapkan, jembatan darurat tersebut berdiri di Dukuh Pringjowo, RT 10, RW 4, Desa Krobokan, Kecamatan Juwangi.
“Benar (jembatan ambruk), itu jembatan darurat, kayu dan bambu, ini tim saya baru persiapan menuju ke sana, sekaligus ke Desa Sambeng, karena di sana juga ada banjir luapan,” jelas Suratno, Selasa (21/10).
Menurutnya, jembatan tersebut ambruk, setelah sebagian besar wilayah Kecamatan Juwangi diguyur hujan lebat mulai 14.00.
Sekitar pukul 15.23 WIB, warga melaporkan jembatan penghubung tersebut hanyut disapu air sungai.
“Hujan lebat yang menimbulkan banjir, dan menghanyutkan jembatan darurat yang dibangun oleh warga,” tambahnya.
Dari video yang didapat radarsolo.com dari platform Facebook, terlihat debit air sungai naik, disebabkan hujan deras yang berlangsung cukup lama hingga sore hari.
Pemilik video juga menuliskan bahwa jembatan tersebut merupakan akses utama warga dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
Akibatnya, warga harus mencari jalan alternatif lain untuk menghindari jembatan yang terputus. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono