Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Musim Penghujan di Boyolali Diprediksi Berlangsung selama 7 Bulan, BPBD Petakan Daerah Rawan Bencana

Abdul Khofid Firmanda Putra • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 00:44 WIB
Ilustrasi hujan.
Ilustrasi hujan.

RADARSOLO.COM - BMKG memprediksi musim penghujan di Boyolali dimulai awal Oktober 2025 dengan puncaknya di bulan Januari-Februari 2026.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Boyolali Suparman mengungkapkan, musim hujan diperkirakan akan berlangsung selama 7 bulan dari Oktober 2025 sampai April 2026.

“Untuk kesiapan BPBD adalah menyiapkan SDM (Sumber Daya Manusia), dan sarana prasarana,” jelas Suparman, Jumat (24/10).

Menurutnya, selama masa peralihan musim, masyarakat harus melakukan mitigasi sejak awal.

Sebab, akan banyak muncul potensi bencana. Seperti tanah longsor, angin kencang, hingga banjir.

Selain itu, ada perbedaan potensi bencana di wilayah Boyolali atas dan wilayah Boyolali bawah.

“Perbedaan daerah atas dan bawah adalah , kalau daerah atas potensi bencana gunung meletus, tanah longsor dan angin, kalau daerah di bawah potensi bencana angin dan banjir,” tambahnya.

BPBD Boyolali Identifikasi Daerah Rawan Bencana

Dari hasil kajian yang dilakukan BPBD Boyolali, potensi bencana masih sama seperti tahun lalu.

Hanya saja, durasi serta waktu musim penghujan tahun ini akan berlangsung lebih lama dibanding tahun kemarin.

Beberapa daerah rawan bencana tanah longsor seperti di Kecamatan Selo, Cepogo, Gladagsari, Karanggede.

Selain itu, tanah longsor juga berpotensi terjadi di Kecamatan Kemusuk, Klego, Ngandong, Juwangi. Sedangkan di sisi selatan ada di Kecamatan Sawit dan Banyudono.

Baca Juga: Pedro Acosta Kuasai Practice MotoGP Malaysia 2025, Bagnaia Tersingkir ke Q1

Sementara untuk cuaca ekstrem yang disertai dengan hujan lebat biasa terjadi di Kecamatan Andong, Klego, Nogosari dan Kemusuk.

Untuk angin kencang, banyak terjadi di Kecamatan Ngemplak, Mojosongo, Sambi, Teras dan Simo. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#mitigasi #musim penghujan #BPBD Boyolali #BMKG #potensi bencana #cuaca #Prakiraan