RADARSOLO.COM-Hujan yang mengguyur sebagian wilayah Boyolali Senin (27/10/2025) menyebabkan bencana longsor di kawasan Gunung Madu.
Tepatnya di ruas jalan Simo-Tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Klego, Boyolali.
Akibatnya, sisi timur jalan tersebut mengalami longsor sepanjang 28 meter, dengan ketinggian 12 meter.
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Boyolali Joko Prasetyo mengungkapkan, hujan deras durasi cukup lama mengakibatkan beberapa kejadian luapan air dari bukit Gunung Madu.
“Luapan mengarah ke badan jalan, secara terus menerus mengalir ke posisi terendah di bahu jalan yang eksistingnya ada bangunan pelengkap berupa talud bronjong, banyaknya air yang mengalir mengakibatkan tanah tidak kuat menahan,” jelas Joko kepada radarsolo.com, Rabu (29/10/2025).
Joko menjelaskan, cuaca ekstrem serta curah hujan dengan intensitas tinggi, serta durasi yang cukup lama, membuat air dari saluran naik hingga bahu jalan.
Selain itu, pendangkalan akibat banyak material seperti sampah di saluran, serta sebagian jalan yang tidak memiliki saluran air juga menyebabkan air naik hingga bahu jalan.
Kejadian longsor tersebut membuat bangunan pelengkap berupa talud bronjong dan bahu jalan selebar 3 meter, dengan panjang 28 meter ikut terdampak.
“Untuk penanganan sementara, petugas membuat tanggul dari karung plastik yang diisi dengan tanah untuk mengarahkan air agar tidak masuk ke longsoran,” tambah Joko.
Selain itu, pihaknya juga melakukan normalisasi saluran di sekitar longsoran, memasang rambu-rambu dan barrier di sepanjang longsoran.
Usai digerus longsor, saat ini hanya satu jalur yang bisa dilewati pengendara, baik dari Simo, maupun Klego.
Material longsor tidak sampai menutup ruas jalan, sebab longsoran langsung jatuh ke jurang. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono