RADARSOLO.COM-Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Kabupaten Boyolali terus mendorong pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa/Kelurahan di Seluruh Boyolali.
Terbaru, Kabid Koperasi Diskopnaker Boyolali, Tri Widiastuti mengungkapkan, terdapat tambahan 6 KDMP baru, dari sebelumnya 17 KDMP yang sudah berjalan. Kini total menjadi 23 KDMP.
“Ada KDMP Desa Blumbang, Kecamatan Klego, KDMP Desa Catur, Kecamatan Sambi, KDMP Desa Wonodoyo, Cepogo, KDMP Desa Pagerjurang, Musuk, KDMP Desa Singosari, Mojosongo, terakhir KDMP Desa Kaligentong, Ampel,” jelas Widi, Minggu (2/11).
Diketahui sebelumnya, sudah ada 17 KDMP yang sudah berdiri, serta memiliki lebih dari 1 unit usaha, yakni KDMP Sumbung, KDMP Wonodoyo, di Kecamatan Cepogo.
KDMP Metuk, KDMP Madu, Kecamatan Mojosongo, KDMP Cluntang, Kecamatan Musuk, KDMP Gilirejo, Kecamatan Wonosamudro, KDMP Siswodipuran, KDMP Banaran, KDMP Mudal, KDMP Kebon Bimo, Kecamatan Boyolali.
KDMP Ngampon, KDMP Tanduk, Kecamatan Ampel, KDMP Wates, Kecamatan Simo, KDMP Tegalrejo, Kecamatan Sawit, KDMP Sampetan, Kecamatan Gladagsari, dan KDMP Karanganyar, Kecamatan Tamansari.
“Kami terus membantu, dan mendorong desa-desa lain agar secepatnya bisa membentuk KDMP,” lanjut Widi.
Widi menambahkan, pada Sabtu (1/11), ada beberapa desa yang melakukan pembangunan KDMP, salah satunya di Kecamatan Gladaksari dan Desa Sudimoro, Kecamatan Teras.
Terdapat 261 desa, dan 6 kelurahan yang berada di Boyolali, dan menurut Widi, seluruhnya sudah siap mengoperasikan KDMP, namun masih dalam proses melengkapi unit-unit usaha.
Diketahui, KDMP harus mempunyai 7 unit usaha wajib, yakni: Gerai sembako, Apotek desa, Klinik desa, Kantor koperasi, Gerai simpan pinjam, Gerai gudang dan logistik, dan Unit usaha lain.
Sementara itu, Bupati Boyolali, Agus Irawan mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memberikan bantuan operasional sebesar Rp1 juta untuk setiap KDMP yang sudah beroperasi.
Baca Juga: Kodai Tanaka Bikin Geger, Tapi Gol Mihailo Perović Selamatkan Persebaya Surabaya atas Persis Solo
“Semoga itu bisa membantu operasional KDMP yang sudah berjalan,” jelas Agus.
Bantuan operasional tersebut diberikan satu kali, setelah dilakukan peresmian KDMP.
Selain itu, diharapkan KDMP juga bisa membantu menampung hasil pertanian, maupun peternakan lokal untuk menaikkan roda perekonomian baru. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono