RADARSOLO.COM-Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali menyelenggarakan pelatihan penjamah makanan bagi para penyedia jasa boga/katering, restoran, depot air minum, serta tempat pengelolaan Pangan Tertentu seperti dapur SPPG.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Boyolali Teguh Tri Kuncoro mengungkapkan, pelatihan penjamah makanan ini merupakan program yang dirancang untuk membekali individu yang bekerja langsung dengan makanan.
“Mulai dari persiapan, pengolahan, penyajian hingga pembersihan alat, agar dapat menangani makanan dengan aman, higienis, dan sesuai standar,” jelas Teguh, Selasa (4/11/2025).
Teguh menjelaskan, pelatihan penjamah makanan dilakukan dengan metode tatap muka.
Seperti tanya jawab, diskusi, pre-test, dan post-test.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penjamah makanan dalam mengelola pangan.
Selain itu, pelatihan ini juga dilakukan agar pangan aman terhindar dari penyakit bawaan makanan, keracunan makanan, serta membangun kepercayaan konsumen.
“Pelatihan terdiri dari 6 Modul pembelajaran sesuai juknis keamanan pangan siap saji dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan),” lanjut Teguh.
Enam modul pelatihan tersebut di antaranya mencakup:
- Kebijakan keamanan pangan siap saji.
- Cemaran pangan dan penyakit bawaan pangan.
- Pemeliharaan lingkungan kerja serta pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit.
- Pembersihan dan sanitasi peralatan.
- Higiene perorangan.
- Tahapan proses produksi pangan siap saji.
Teguh menjelaskan, pada dasarnya, pelatihan penjamah makanan bertujuan untuk memastikan makanan yang dibuat higienis, dan aman untuk dimakan.
“Pesertanya itu ya pelaku usaha yang produknya mempunyai masa simpan kurang dari 7 hari,” pungkasnya. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono