Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tak Merespons saat Dibangunkan, Pria Paro Baya Meninggal di Dalam Bus Jurusan Jakarta-Solo

Abdul Khofid Firmanda Putra • Selasa, 11 November 2025 | 20:17 WIB
Polisi olah TKP pria paro baya yang meninggal di dalam bus, Selasa (11/11/2025).
Polisi olah TKP pria paro baya yang meninggal di dalam bus, Selasa (11/11/2025).

RADARSOLO.COM- Pria paro baya ditemukan meninggal dunia di dalam bus PO Raya jurusan Terminal Pulo Gadung Jakarta-Terminal Tirtonadi Solo, Selasa (11/11/2025) dini hari.

Kapolsek Boyolali Kota Iptu Andy Setiawan mengungkapkan, identitas pria itu adalah Rohadi, 58, warga Muara Bahari, RT 020/Rw 001, Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta.

Sebelumnya, pada Senin (10/11), sekira pukul 18.30 , bus PO Raya nopol AD 7833 OG menjemput Rohadi di Terminal Pulo Gadung Jakarta.

Rohadi sempat makan malam bersama penumpang lain di sebuah rumah makan sekitar pukul 21.00.

Perjalanan bus berlanjut. Saat tiba di wilayah Klero, Kabupaten Semarang, Selasa (11/11/2025) pukul 02.30, salah seorang penumpang bus berniat membangunkan Rohadi agar bersiap karena hendak memasuki wilayah Boyolali.

“Saat pelapor (Suwarto) ingin membangunkan korban, pelapor melihat di bawah hidung korban ada bercak darah yang sudah kering," terang kapolsek, Selasa (11/11/2025).

"Pelapor masih mencoba membangunkannya tetapi tidak lekas bangun, lalu pelapor mengabarkan kejadian tersebut ke petugas bus,” lanjut Andy Setiawan.

Setelah berdiskusi, kejadian tersebut dilaporkan ke Satlantas Polres Boyolali dan Polsek Boyolali Kota.

Polisi kemudian melakukan olah TKP, serta dilakukan pemeriksaan oleh petugas Dinas Kesehatan  (Dinkes) Boyolali.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, Rohadi dinyatakan sudah meninggal dunia.

Jenazah Rohadi dievakuasi ke kamar mayat RSUD Pandanaran dan dilanjutkan pemeriksaan oleh dokter RSUD Pandanaran.

Baca Juga: Masih Ada Truk Terguling, Rambu Peringatan di Jalur Tunggangan Wonogiri Tak Efektif?

Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. 

Rohadi dipastikan meninggal karena mempunyai riwayat darah tinggi, Sebab, saat pemeriksaan, terdapat 8 butir obat penurun tekanan darah Captopril yang sudah berkurang dua butir.

Hasil pemeriksaan medis juga menunjukkan bahwa Rohadi sudah meninggal sekitar 4 jam sebelum dilaporkan ke polisi. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#jakarta #pria paro baya #meninggal di dalam bus #solo #hipertensi