RADARSOLO.COM-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Boyolali menggelar survei dan lomba integritas keselamatan di sekolah.
Sebab, dari data yang ada, kasus kecelakaan di Boyolali tergolong tinggi.
Pada tahun 2024, tercatat 1.294 kecelakaan dengan total 127 nyawa melayang.
Kepala Dishub Boyolali Insan Ad Asmono mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Dishub dengan Satlantas Polres Boyolali, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Provinsi.
Ini sebagai langkah kepedulian terhadap keselamatan siswa, baik di jalan maupun di lingkungan sekolah.
“Karena itu, Survei Integritas Keselamatan Sekolah dirancang untuk memahami perilaku perjalanan anak-anak. Bagaimana mereka berangkat sekolah, apa saja risiko yang mereka hadapi, sejauh mana sekolah sudah menciptakan ruang aman,” jelas Insan kepada radarsolo.jawapos.com, Minggu (16/11).
Nantinya, hasil survei akan menjadi acuan Dishub Boyolali terkait penataan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) dan intervensi keselamatan berbasis data.
Tercatat, lebih dari 3.500 pihak mulai dari siswa SD, SMP, SMA, hingga wali murid mengisi survei.
“Sekolah yang hebat selalu dimulai dari perjalanan yang selamat. Dari kesadaran kecil memakai helm, mematuhi rambu, menjaga kecepatan, dan saling mengingatkan,” lanjut Insan.
Insan mengatakan, survei dan lomba tersebut untuk meningkatkan kesadaran siswa sekolah untuk mematuhi rambu, menyeberang tepat di ZoSS, dan melengkapi kelengkapan berkendara. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono