Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Geger di Dapur Warga Mojosongo, Ular Kobra Jawa Sepanjang 1 Meter Ditangkap Damkar Usai Santap Tikus

Abdul Khofid Firmanda Putra • Selasa, 2 Desember 2025 | 02:05 WIB
Ular kobra jawa yang bersembunyi di dapur rumah warga Mojosongo, Boyolali, berhasil dievakuasi personel Damkar Wonogiri, Senin (1/12/2025).
Ular kobra jawa yang bersembunyi di dapur rumah warga Mojosongo, Boyolali, berhasil dievakuasi personel Damkar Wonogiri, Senin (1/12/2025).

RADARSOLO.COM– Warga di kawasan Kebonmoyo, RT 03, RE 06, Desa Tambak, Kecamatan Mojosongo, Boyolali dikejutkan dengan penemuan ular kobra berukuran besar di area dapur rumah Sri Supartini, 44, Senin (1/12) siang.

Insiden bermula ketika salah satu penghuni rumah hendak memasak.

Saat mendekati tempat cuci piring, ia mendengar suara mendesis khas ular kobra. Setelah dicari, ular tersebut sudah berdiri tegak di antara ember dan bak cuci piring.

Anggota Damkar Satpol PP Boyolali Sri Wiyatno mengatakan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 14.45.

Ular kobra jawa sempat memangsa seekor tikus berukuran cukup besar sebelum diketahui oleh pemilik rumah.

Proses Evakuasi Sempat Terhambat Warga yang Penasaran

Petugas Damkar sempat kesulitan mencapai lokasi. Pasalnya, sudah banyak warga yang penasaran dan mengerumuni rumah korban untuk melihat ular yang masuk.

Setelah berhasil mendekat dan menembus kerumunan, petugas Damkar langsung melakukan evakuasi.

Saat ditangkap, ular belum berpindah dari lokasi awal dan sudah mengambil posisi menyerang.

Namun, Damkar tidak membutuhkan waktu lama untuk mengevakuasi kobra jawa (Naja Sputatrix).

Ular tersebut diketahui berwana hitam dengan panjang kurang lebih 1 meter. "Jenis ular yang berbahaya,” kata Sri Wiyatno.

Setelah dimasukkan galon air mineral, ular kobra jawa memuntahkan tikus yang sudah ditelannya.

Baca Juga: Wamentan Sudaryono Dorong Empat Kali Panen Padi Setahun di Klaten, Kunci Ada di Mekanisasi

Damkar Boyolali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Mengingat bulan Desember merupakan puncak di mana telur ular kobra mulai menetas.

“Dihimbau untuk berhati-hati, karena anak ular kobra juga sudah memiliki bisa ,” tambah Sri Wiyatno.

Ia menjelaskan, ular kobra biasa membuat sarang di area kering, seperti di antara sampah, semak-semak, hingga dedaunan kering.

Lokasi rawan di Boyolali meliputi area utara, seperti Klego, Sambi, dan Andong. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#evakuasi #Ular Kobra Jawa #Damkar Boyolali #mojosongo #rumah warga #dapur