RADARSOLO. COM- Nasib nahas menimpa Yamto, 57, warga Dukuh Karanggondang, RT 024, RW 003, Desa Kadipaten, Kecamatan Andong, Boyolali.
Dia mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya saat hendak memadamkan api di gudang pupuk miliknya, Sabtu (6/12/2025) sekira pukul 00.06.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono mengungkapkan, saat itu salah seorang saksi, yakni Wiwit Sulistiyaningsih, 34, mendengar suara seperti letupan benda terbakar..
Lalu, dia memanggil Yamto serta saksi lain, yakni Sulasmi, 54, untuk mendatangi sumber suara.
“Ternyata gudang untuk penyimpanan pupuk terbakar. Api sudah naik sampai atap,” jelas Supriyono, Sabtu (6/12).
Wiwit dan Sulasmi lalu pergi untuk mencari bantuan warga sekitar.
Sedangkan Yamto, berusaha memadamkan api agar tidak segera merembet ke area lain.
Tapi sayang, Yamto malah mengalami luka bakar di bagian tangan, wajah, serta rambut.
Tak lama, warga sekitar mulai berdatangan untuk membantu memadamkan api.
Namun api sudah telanjur membesar. Salah satu warga lalu mendatangi Polsek Andong untuk menghubungi Damkar Boyolali.
Tak lama, satu unit armada damkar dari pos Klego datang untuk memadamkan api.
Api telah membakar 70% gudang pupuk dengan kerugian materi sekitar Rp 5 juta.
Baca Juga: Jadwal Laga Panas Liga 1: Persaingan Papan Atas Memasuki Desember Super Ketat
Supriyono menambahkan, diduga penyebab kebakaran berasal dari pupuk kandang yang disimpan di tempat tersebut.
Pupuk mengalami kenaikan suhu yang menyebabkan percikan api, lalu membakar sekam padi serta ranting yang ada di atasnya. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono