Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Jaga Kelestarian Sumur Pitu, Pemkab Boyolali Tanam 11.700 Bibit Pohon di Situs Cabean Kunti

Iwan Adi Luhung • Kamis, 11 Desember 2025 | 01:46 WIB
Bupati Boyolali Agus Irawan tanam pohon di Situs Cabean Kunti, Desa Cabean Kunti, Kecamatan Cepogo, Rabu (10/12/2025).
Bupati Boyolali Agus Irawan tanam pohon di Situs Cabean Kunti, Desa Cabean Kunti, Kecamatan Cepogo, Rabu (10/12/2025).

RADARSOLO.COM- Pemkab Boyolali menggelar penanaman ribuan bibit pohon secara serentak dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia.

Acara simbolis dipusatkan di Situs Cabean Kunti, Desa Cabean Kunti, Kecamatan Cepogo, Rabu (10/12/2025).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali Suraji mengungkapkan, total bibit pohon yang disiapkan mencapai 11.700 batang.

Penanaman ini tidak hanya dilakukan di satu titik, melainkan disebar di seluruh wilayah Boyolali.

"Kami melakukan penanaman serentak, mulai pertengahan November sampai dengan pertengahan Desember, sesuai dengan surat edaran Bupati,” jelas Suraji.

Fokus Konservasi Sumur Pitu

Suraji menjelaskan bahwa pemilihan lokasi Situs Cabean Kunti memiliki tujuan konservasi yang penting, sebab lokasi tersebut merupakan hulu dari Sumur Pitu (tujuh mata air keramat).

Penanaman di lokasi tersebut bertujuan untuk melaksanakan konservasi di kawasan Sumur Pitu.

Terdiri dari Sendang Jangkang, Sendang Sidotopo, Sendang Lerep (atau Palerepan), Sendang Kaprawiran, Sendang Panguripan, Sendang Kunti Lanang/Kaputren, dan Sendang Semboja.

Total 11.700 bibit pohon yang disiapkan berupa:

“Khusus untuk kecamatan, kita alokasikan sendiri jenis pohon kepel. Yang melambangkan semangat untuk membangun Boyolali,” ucapnya.

Pencegahan Longsor di Lereng Gunung

Baca Juga: Persis Solo Dibayangi Denda Karena Urung Umumkan Pelatih Kepala, Ternyata Karena Ancaman Ini

Bupati Boyolali Agus Irawan yang turut hadir menjelaskan, langkah ini merupakan upaya untuk menjaga kelestarian alam dan menjadi pembelajaran dari bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah baru-baru ini.

“Seperti tanah longsor, di luar Jawa maupun di Jawa Tengah sendiri. Cilacap dan Banjarnegara. Itu menjadi pembelajaran, kita mendorong berbagai pihak untuk ikut serentak menanam bersama Pemkab Boyolali,” beber Agus Irawan.

Bupati menambahkan, penanaman bibit pohon saat ini difokuskan di lereng-lereng gunung yang bertujuan sebagai penahan tanah agar tidak terjadi longsor saat diguyur hujan deras. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Situs Cabean Kunti #Jaga Kelestarian Sumur Pitu #DLH #Bupati Boyolali Agus Irawan #tanam pohon